Edukasi Demokrasi Sejak Dini
Ia menekankan bahwa kerja sama ini memiliki bobot lebih dari sekadar seremoni administratif.
Menurutnya, inisiatif tersebut merupakan upaya konkret untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika demokrasi kepada generasi muda.
“Hal ini penting agar para siswa memiliki tameng terhadap praktik kecurangan pemilu di masa depan,” teganya.
Ia mengatakan, perjanjian ini akan menjadi landasan sekaligus ikhtiar kami untuk memberikan pendidikan partisipatif bagi siswa sebagai calon pemilih pemula yang akan memberikan hak pilih pada Pemilu 2029.
Sebab, dengan pemahaman yang baik, kami berharap persoalan politik uang dan persoalan pemilu lainnya perlahan bisa terurai.
“Seiring dengan meningkatnya tingkat pemahaman masyarakat akan pemilu dan demokrasi,” kata Misrad.
Langkah ini menyambung estafet program Bawaslu Purbalingga yang sebelumnya telah menyasar sekolah-sekolah di wilayah tersebut.
Pada Februari 2026, lembaga ini sukses menyosialisasikan materi demokrasi kepada 960 siswa di sekolah yang sama.
“Perluasan kerja sama ke berbagai sekolah menengah menjadi bukti konsistensi Bawaslu dalam menjaga integritas pemilih sejak dari akarnya,” tegas Misrad.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















