Banjir Bandang di Purbalingga, Dokkes Polres Purbalingga Beri Layanan Kesehatan Gratis Bagi Korban

Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Purbalingga bergerak cepat memberikan pelayanan medis secara cuma-cuma bagi warga terdampak bencana alam, Sabtu 24 Januari 2026
Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Purbalingga bergerak cepat memberikan pelayanan medis secara cuma-cuma bagi warga terdampak bencana alam, Sabtu 24 Januari 2026

TABLOIDELEMEN.COM – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Purbalingga bergerak cepat memberikan pelayanan medis secara cuma-cuma bagi warga terdampak bencana alam, Sabtu 24 Januari 2026

Tim medis menyisir kantong-kantong pengungsian di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, dan Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, guna memastikan kondisi fisik para penyintas tetap terjaga.

Para petugas medis melakukan pemeriksaan kesehatan secara mendalam.

Mulai dari pengecekan tekanan darah hingga pengukuran suhu tubuh untuk mendeteksi gejala penyakit pascabencana.

Selain menyediakan ruang konsultasi kesehatan, tim Dokkes juga membagikan obat-obatan.

Bacaan Lainnya

Serta vitamin secara gratis kepada warga yang mulai mengeluhkan gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem dan kondisi lingkungan yang tidak menentu.

Plt Kasihumas Polres Purbalingga, Iptu Dwi Arto, menegaskan bahwa aksi ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam mengawal aspek kemanusiaan di wilayah terdampak.

Kehadiran tim medis di tengah lokasi bencana bertujuan memantau setiap perkembangan kesehatan warga secara rutin sehingga potensi wabah penyakit dapat segera tertangani sejak dini.

“Polres Purbalingga hadir membawa layanan kesehatan gratis agar warga memiliki akses medis yang mudah dan cepat,” kata Dwi Arto saat melihat proses pemeriksaan kesehatan di lapangan..

“Kami berkomitmen terus menyiagakan personel Dokkes di lokasi bencana selama masa darurat berlangsung,” imbuhnya

Respons positif mengalir dari para pengungsi yang merasa terbantu oleh kehadiran petugas medis kepolisian di tengah keterbatasan fasilitas akibat terjangan banjir bandang.

Hingga saat ini, sebagian warga masih menempati titik-titik aman, yang tersebar di satu lokasi pengungsian Desa Sangkanayu serta dua titik lainnya di wilayah Kecamatan Karangreja.

Penjagaan kondisi kesehatan menjadi krusial mengingat para korban harus bertahan di pengungsian dengan sarana yang sangat terbatas.

 

 

Pos terkait