Bakom RI Luncurkan Buku Presiden Solusi: Problem Solving Ala Prabowo Subianto

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M. Qodari, saat meluncurkan buku berjudul "Presiden Solusi: Problem Solving Ala Prabowo Subianto" di University Club, Jakarta Selatan.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M. Qodari, saat meluncurkan buku berjudul "Presiden Solusi: Problem Solving Ala Prabowo Subianto" di University Club, Jakarta Selatan.

TABLOIDELEMEN.COM – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI meluncurkan buku berjudul “Presiden Solusi: Problem Solving Ala Prabowo Subianto” di University Club, Jakarta Selatan.

Karya ini hadir sebagai bahan literasi untuk memetakan kinerja nyata pemerintah berdasarkan data valid, bukan sekadar opini publik.

Kepala Bakom RI, M. Qodari, menyatakan timnya menyusun buku ini sebagai bacaan populer agar masyarakat memahami berbagai persoalan bangsa serta solusi dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto secara mudah.

“Buku ini sangat ringkas agar mudah dipahami publik dan media. Ditulis tanpa teori kebijakan publik yang rumit,” ujar M. Qodari.

Buku tersebut menyajikan struktur lugas, yaitu masalah, solusi, perbandingan sebelum dan sesudah, serta dukungan statistik.

Bacaan Lainnya
Milo

Bagi pembaca yang mencari argumentasi akademik lebih mendalam, Qodari menyarankan buku “Strategi Transformasi Bangsa”.

Peluncuran ini juga menghadirkan dua Asisten Khusus Presiden RI, Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar Saputra, untuk mengupas isi buku.

Selama 18 bulan awal masa kepemimpinan, Presiden Prabowo Subianto menghasilkan banyak kebijakan terobosan.

Dirgayuza Setiawan merangkum 108 inovasi dari berbagai sektor esensial, seperti ketahanan pangan, pendidikan melalui Sekolah Rakyat, hingga kesejahteraan pesisir.

Selaras dengan hal tersebut, Agung Gumilar Saputra menekankan pentingnya buku ini pada era digital.

Menurutnya, karya ini memberikan masyarakat gambaran utuh mengenai kinerja pemerintah berbasis data faktual.

Kehadiran buku ini menjadi sarana masyarakat dalam mengakses informasi pemerintahan secara jelas dan objektif.

 

 

 

Pos terkait

Milo