Anggaran Jalan Bukateja Naik Signifikan, Garap Ruas Prioritas 62,420 Kilometer

Camat Bukateja, Nur Azizah Erlita
Camat Bukateja, Nur Azizah Erlita

TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kecamatan Bukateja memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan yang masih memerlukan perbaikan di wilayahnya.

Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kabupaten Purbalingga, total panjang jalan di Kecamatan Bukateja mencapai 62,420 kilometer.

Namun, saat ini tercatat hanya 64,86 persen jalan yang menyandang status kondisi baik bagi akses transportasi warga.

Fokus Perbaikan Ruas Utama

Kesenjangan infrastruktur tersebut mencakup kondisi rusak ringan sebesar 12,26 persen, kondisi sedang 18,33 persen, serta rusak berat sekitar 4,56 persen.

Menanggapi fakta lapangan ini, pemerintah daerah mengambil langkah strategis melalui penambahan dana perbaikan.

Bacaan Lainnya
Kartini 21 April 2026

Camat Bukateja, Nur Azizah Erlita, menjelaskan, anggaran infrastruktur jalan mengalami peningkatan. Jika pada tahun 2025 anggaran sebesar Rp2,3 miliar

“Pada tahun 2026 ini naik menjadi Rp3,45 miliar dengan fokus pengerjaan pada ruas Jalan Bajong-Panican dan Jalan Kembangan-Panican,” kata Nur Azizah, Senin 9 Maret 2026

Usulan Prioritas Pembangunan Desa

Menurutnya, langkah ini menjadi jawaban atas usulan 14 desa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) yang berlangsung pada akhir Februari lalu.

Selain sektor jalan, masyarakat melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) juga mengajukan pembangunan drainase serta pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).

Setiap desa secara mandiri menentukan satu skala prioritas pada empat rumpun usulan, yaitu infrastruktur, pemerintahan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial.

Nur Azizah menekankan bahwa keterbatasan dana desa tahun ini, yang mengalami pemotongan hingga 70 persen, memaksa pihak desa mencari sumber pembiayaan alternatif lainnya.

“Usulan sebelumnya sudah masuk dalam SIPD. Desa memasukkan empat rumpun usulan, dan masing-masing desa menentukan satu prioritas di setiap rumpunnya,” kata Nur Azizah.

Sementara itu, pada sektor pelayanan publik, pemerintah berencana melakukan relokasi Puskesmas Kutawis.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan anggaran pengadaan tanah tahun ini guna mendukung rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut pada masa mendatang.

“Lokasi saat ini kurang ideal karena terlalu dekat dengan jalan raya utama,” katanya.

Pos terkait

Kartini 21 April 2026