TABLOIDELEMEN.COM – Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Imbauan tersebut muncul usai wilayah ini mencatat 52 kejadian bencana hingga akhir Oktober 2026.
Berbagai musibah alam itu mengakibatkan total estimasi kerugian materiil warga maupun fasilitas daerah mencapai angka Rp1,3 miliar.
Berdasarkan rincian data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga.
Rentetan musibah tersebut meliputi tanah longsor, cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, hingga kebakaran permukiman.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Purbalingga, Suroto, mengonfirmasi dampak kerusakan fisik yang timbul akibat deretan peristiwa tersebut kepada pihak wartawan.
“Perkiraan dari berbagai kejadian itu menimbulkan kerugian sebesar Rp1,3 miliar,” katanya, Selasa 3 November 2026.
Musim hujan mulai menyapa wilayah setempat setelah warga setempat menghadapi tantangan kekeringan panjang selama hampir empat bulan berturut-turut.
Suroto meminta warga mensyukuri kehadiran presipitasi hujan tersebut
“Tetapi masyarakat wajib menjaga kesiapsiagaan menghadapi peralihan cuaca yang sering kali memicu potensi bahaya lingkungan secara mendadak,” katanya.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita






















