TABLOIDELEMEN.com – Wahana FC Pekanbaru menumbangkan Persibangga Purbalingga dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan Grup D babak 64 Besar Liga 4 Nasional 2025/2026.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Goentoer Darjono, Selasa 2 Juni 2026.
Kekalahan ini membuat peluang tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman lolos ke babak 32 besar kian berat.
Sejak awal, kedua kesebelasan saling melancarkan serangan sengit.
Ketika paruh pertama tampak akan berakhir imbang tanpa gol, petaka melanda Persibangga pada masa perpanjangan waktu.
Memanfaatkan tambahan waktu lima menit dari wasit, Wahana FC berhasil mencuri keunggulan lewat skema serangan cepat.
Ramadhani sukses menyambut umpan matang dengan sundulan mematikan yang merobek jala gawang Aldiano pada menit ke-45+5. Skor 1-0 menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, kapten Andre Putra Wibowo dan kawan-kawan langsung mengambil inisiatif menyerang demi mencari gol penyeimbang.
Skuad asuhan Agus Riyanto tersebut memperoleh dua peluang beruntun melalui eksekusi tendangan bebas dan sepak pojok.
Kendati menciptakan kemelut, penyelesaian akhir yang kurang maksimal gagal menembus ketangguhan kiper Wahana FC, Maher Latief Suryanto.
Wahana FC balik mengancam pada menit ke-54 lewat serangan balik cepat.
Penyerang mereka, Usama Ahmad Raihan, lolos dari kawalan barisan belakang Persibangga, namun sepakannya masih melebar.
Pertengahan babak kedua memperlihatkan dominasi Persibangga yang terus mengurung pertahanan tim tamu.
Namun, disiplinnya lini belakang Wahana FC membuat serangan tuan rumah selalu patah.
Keasyikan menyerang justru membawa malapetaka bagi tuan rumah pada menit ke-90.
Kesalahan komunikasi lini belakang serta antisipasi kurang sempurna dari penjaga gawang Aldiano Sefiola Wirayuda memberi keuntungan bagi lawan.
Gelandang Wahana FC, Randi Syahputra, berhasil merebut bola liar dan menceploskan bola ke gawang kosong, sekaligus mengunci kemenangan menjadi 2-0.
Hasil ini membuat Persibangga turun ke peringkat tiga klasemen, sementara Wahana FC memuncaki urutan teratas.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita


















