Tim UMP Dampingi UMKM Pesisir Semarang Kembangkan Pemasaran Digital

Program pengabdian masyarakat oleh UMP pada kawasan pesisir Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Senin 25 Mei 2026
Program pengabdian masyarakat oleh UMP pada kawasan pesisir Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Senin 25 Mei 2026

TABLOIDELEMEN.com – Tim dosen dan mahasiswa Program Studi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melaksanakan program pengabdian masyarakat di kawasan pesisir Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Senin 25 Mei 2026

Pengabdian nyata ini bertujuan mendampingi pelaku UMKM olahan ikan Srikandi Cipta Bahari dalam memperkuat pemasaran digital serta inovasi kemasan produk.

Kawasan Tambak Lorok menjadi sasaran program karena mempunyai potensi perikanan yang melimpah, namun para pelakunya masih menghadapi kendala perluasan pasar.

Perwakilan UMKM Srikandi Cipta Bahari, Rita, mengakui bahwa kualitas rasa produk mereka sebenarnya mampu bersaing.

“Akan tetapi, kami kerap menghadapi hambatan saat menyasar pusat oleh-oleh akibat desain kemasan yang kurang menarik,” katanya.

Bacaan Lainnya
Milo

Merespons kendala tersebut, tim UMP memberikan solusi konkret mengenai strategi branding dan pengemasan modern.

Dosen PGSD FKIP UMP, Dr. Sriyanto, M.Pd., memimpin langsung pemberian materi bersama akademisi Unnes, Indri Murniawaty, M.Pd., serta mahasiswa.

Sriyanto menekankan bahwa visual produk memegang peran krusial dalam menarik minat konsumen.

“Produk yang baik perlu didukung dengan kemasan yang menarik, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, penting juga dilakukan kajian terkait daya tahan produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya Sriyanto kepada tabloidelemen.com di Purwokerto, Selasa 26 Mei 2026.

Sriyanto menambahkan, pelaku usaha harus memperhatikan faktor umur simpan makanan, pemilihan material bungkus yang tepat, hingga teknik pengemasan modern.

Sinergi ini harapannya mampu meningkatkan kesejahteraan serta daya saing masyarakat nelayan secara berkelanjutan.

 

 

Pos terkait

Milo