Tiga Masjid Unik di Purbalingga, Bukan Sekadar Tempat Bersujud, Melainkan Representasi Keharmonisan

Masjid Cheng Ho mempunyai arsitektur yang unik merupakan perkawinan apik antara gaya Tiongkok, Jawa, dan Arab.
Masjid Cheng Ho mempunyai arsitektur yang unik merupakan perkawinan apik antara gaya Tiongkok, Jawa, dan Arab.

Masjid Kabah

Masjid An Nur, yang lebih populer dengan sebutan Masjid Kabah.Sesuai namanya, masjid ini mereplikasi bentuk bangunan suci di Makkah.
Masjid An Nur, yang lebih populer dengan sebutan Masjid Kabah.Sesuai namanya, masjid ini mereplikasi bentuk bangunan suci di Makkah.

Berpindah ke kawasan perkampungan Dusun Kedungdawa, Kelurahan Bojong, sebuah pemandangan tak lazim muncul di tengah deretan rumah warga.

Tanpa kubah, tanpa menara tinggi, sebuah bangunan berbentuk kotak presisi berdiri tegak.

Itulah Masjid An Nur, yang lebih populer dengan sebutan Masjid Kabah.

Sesuai namanya, masjid ini mereplikasi bentuk bangunan suci di Makkah.

Dominasi warna hitam dengan ornamen kaligrafi berwarna emas yang mengelilingi dinding luar menciptakan atmosfer haru bagi siapa pun yang memandangnya.

Bacaan Lainnya
Promo Cleo 1 Liter

Uniknya, desain ini lahir karena keterbatasan lahan wakaf yang hanya seluas 7 meter x12 meter persegi.

Alih-alih merasa terbatasi, takir Masjid justru memilih bentuk kotak yang efisien namun memiliki makna spiritual yang sangat kuat.

Masjid yang rampung pada tahun 2021 dengan biaya sekitar Rp375 juta ini sanggup menampung 60 jemaah.

Walau berukuran mungil, keberadaannya menjadi magnet bagi warga sekitar untuk menunaikan salat sekaligus belajar ilmu agama.

Ketiga masjid unik di Purbalingga ini membuktikan bahwa tempat ibadah mampu tampil sebagai karya seni yang mendidik, menghibur mata, sekaligus mempererat simpul keberagaman di tengah masyarakat.

 

 

 

 

Pos terkait