Tiga Masjid Unik di Purbalingga, Bukan Sekadar Tempat Bersujud, Melainkan Representasi Keharmonisan

Masjid Cheng Ho mempunyai arsitektur yang unik merupakan perkawinan apik antara gaya Tiongkok, Jawa, dan Arab.
Masjid Cheng Ho mempunyai arsitektur yang unik merupakan perkawinan apik antara gaya Tiongkok, Jawa, dan Arab.

Masjid Nusantara Watu Sanggar

Masjid Nusantara Watu Sanggar berdiri dengan wajah yang menyerupai candi purba, menghadirkan nuansa Jawa kuno yang kental dan mistis.
Masjid Nusantara Watu Sanggar berdiri dengan wajah yang menyerupai candi purba, menghadirkan nuansa Jawa kuno yang kental dan mistis.

Masih di wilayah Kecamatan Mrebet, tepatnya di perbukitan Desa Mangunegara, sebuah struktur gelap dan kokoh tampak mencuri perhatian dari kejauhan.

Bangunan ini jauh dari kesan masjid pada umumnya yang identik dengan kubah bulat besar.

Masjid Nusantara Watu Sanggar berdiri dengan wajah yang menyerupai candi purba, menghadirkan nuansa Jawa kuno yang kental dan mistis.

Viralnya masjid ini di jagat maya bukan tanpa alasan. Amir Pranoto, sang takmir, menjelaskan bahwa konsep desain tersebut merupakan upaya untuk memeluk budaya lokal.

“Di Mrebet ini sudah ada masjid dengan budaya Tionghoa. Maka, kami membangun masjid yang sesuai dengan budaya kita sendiri. Menjadi orang Islam yang berbudaya Jawa,” kata Amir, Senin 9 Maret 2026.

Bacaan Lainnya
Promo Cleo 1 Liter

Setiap sudut bangunan ini menyimpan filosofi mendalam. Sebanyak 25 gunungan wayang yang menghiasi dinding melambangkan jumlah rasul.

Sembilan kubah berbentuk stupa menjadi representasi perjuangan Wali Songo, sementara lima kubah kecil lainnya melambangkan rukun Islam.

Meski bagian luar tampak “angker” dan dominan warna hitam, bagian dalam masjid menawarkan kontras yang memukau. Interior di dalam itu modern klasik.

Jadi kalau masuk ke dalam, suasananya cerah, lapang, dan elegan,” pungkas Amir.

Pos terkait