TABLOIDELEMEN.com – Pekerjaan Penggantian Jembatan Kali Kabong di ruas jalan Desa Bojanegara–Dawuhan telah mencapai progres 81,9 persen.
Capaian ini mencatatkan deviasi positif sekitar 60 persen dari target awal perencanaan.
Tim lapangan sukses menyelesaikan berbagai struktur utama meliputi pasangan batu, beton struktur, baja tulangan, abutment, lean concrete, hingga railing jembatan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Purbalingga, Agus Tri Prapto, memaparkan rencana pembukaan akses jembatan baru tersebut.
“Jika sesuai rencana, jembatan baru dapat dibuka untuk masyarakat pada 21 Oktober 2026,” kata Agus Tri Prapto.
Bangunan jembatan permanen ini hadir dengan bentang sepanjang tujuh meter serta lebar 5,5 meter.
Pelaksanaan proyek senilai Rp638 juta ini berjalan selama 120 hari kalender sejak penandatanganan kontrak pada 29 Juli 2026.
Jembatan Kali Kabong Siap Beroperasi Dan Perbaikan Jalan Bojanegara–Dawuhan
Pemerintah daerah mengambil langkah penggantian jembatan karena aliran sungai menggerus dan merusak struktur bawah jembatan lama.
Warga setempat sempat memanfaatkan jembatan darurat pelat besi selama proses konstruksi berlangsung.
“Selama jembatan permanen belum selesai, masyarakat menggunakan jembatan darurat atau knock down berbahan pelat besi,” ungkap Agus Tri Prapto.
Saat ini pekerja fokus menunggu tingkat kematangan umur beton agar memenuhi standar kekuatan.
“Itu sudah umur rencana betonnya sudah melampaui kualitasnya. Jadi nanti segera bisa kita buka,” tegas Agus Tri Prapto.
DPUPR Purbalingga juga memprioritaskan perbaikan kerusakan ruas jalan Bojanegara–Dawuhan melalui mekanisme pengadaan langsung.
“Kondisi jalan tersebut dinilai sudah cukup rusak dan saat ini proses perbaikannya masih dalam tahap pengadaan langsung,” tambahnya.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google Berita






















