TABLOIDELEMEN.com – Upaya percepatan digitalisasi sistem pembayaran di wilayah Banyumas menunjukkan progres signifikan melalui kolaborasi strategis sektor akademisi dan perbankan.
Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto memperkuat penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Langkah ini menyasar sektor ekonomi kreatif guna menciptakan transaksi yang lebih transparan dan efisien.
Kepala KPwBI Purwokerto, Christoveny, menilai penerapan QRIS dalam ajang Pasar Ramadan UMP menjadi bukti nyata efektivitas transformasi digital.
Melalui kompetisi transaksi terbanyak bagi para penyewa stan, masyarakat semakin terbiasa menggunakan metode pembayaran nontunai.
Transformasi tersebut tidak hanya memudahkan proses jual beli, tetapi juga memicu pelaku UMKM agar lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi finansial saat ini.
“Kami memberikan apresiasi kepada UMP sebagai kampus penggerak ekonomi kreatif. Melalui kolaborasi penyelenggaraan Pasar Ramadan dan lomba tenant dengan transaksi QRIS terbanyak, kita bisa melihat bukti nyata akselerasi digitalisasi,” ujar Christoveny pada Sabtu, 4 April 2026.
Lebih lanjut, Christoveny menegaskan bahwa Bank Indonesia konsisten mendorong inklusi keuangan digital melalui berbagai program inovatif.
Sinergi ini menyasar berbagai lini, mulai dari pelaku usaha mikro hingga sektor pariwisata daerah.
“Melalui sinergi yang harmonis dengan institusi pendidikan seperti UMP ini. Kami optimistis dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah dan inklusi keuangan digital yang lebih kuat,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, memandang kerja sama ini memberikan dampak positif bagi ekosistem ekonomi di lingkungan kampus.
UMP secara aktif menggelar berbagai agenda besar untuk mendukung keberlanjutan UMKM lokal, seperti festival balon udara hingga pendampingan sertifikasi halal.
“Kegiatan lain untuk mendukung ekonomi kreatif UMKM selain Pasar Ramadan, ada event balon udara, konser, UMP Bersepeda, pasar malam hingga pendampingan sertifikasi halal untuk mendorong UMKM naik kelas,” ucap Jebul Suroso.

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News


















