TABLOIDELEMEN.com – Kabupaten Purbalingga memiliki peluang emas mengantongi persetujuan pemerintah pusat terkait pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Konsep milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tersebut mengagendakan pembangunan sekitar 7.000 sekolah terintegrasi se-Indonesia demi mewujudkan target satu kecamatan satu sekolah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga Herni Sulasti menegaskan potensi besar tersebut.
Dari seluruh wilayah Jawa Tengah, hanya empat daerah yang mengajukan usulan pembangunan baru SNT, yaitu Purbalingga, Batang, Cilacap, dan Banyumas.
“Purbalingga mempunyai peluang Cukup besar. Secara nasional hanya ada 49 kabupaten/kota pengusul pembangunan baru SNT,” ungkap Herni, Kamis 14 Mei 2026.
Saat ini, usulan tersebut melangkah ke tahap verifikasi serta validasi lapangan oleh pemerintah pusat.
Proses krusial ini berjalan menyusul rampungnya pemeriksaan dan reviu administrasi lintas kementerian pada 9 Maret 2026 silam.
“Tim verifikasi pusat melaksanakan verifikasi dan validasi lapangan calon lokasi SNT Kabupaten Purbalingga pada 11–14 Mei 2026,” tambah Herni.
Menyangkut aspek teknis, Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga Heru Sri Wibowo menjelaskan nilai investasi satu unit SNT mencapai sekitar Rp250 miliar.
Fasilitas penunjang mengusung standar modern, seperti smart and green classroom, laboratorium kelas dunia, perpustakaan masa depan, pusat inovasi guru, hingga pusat olahraga internasional.
“Kebutuhan operasional tahunan sekitar Rp32,7 miliar seluruhnya berasalkan dari anggaran pemerintah pusat,” pungkas Heru.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















