TABLOIDELEMEN.com – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres Purbalingga menggelar doa bersama lintas agama.
Acara tersebut berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa, Mapolres Purbalingga, Kamis 25Juni 2026.
Para pejabat utama Polres Purbalingga, para kapolsek, serta para tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, dan Konghucu sewilayah Kabupaten Purbalingga menghadiri kegiatan ini.
Kapolres Purbalingga AKBP Anita Indah Setyaningrum dalam sambutannya mengatakan bahwa Kepolisian Republik Indonesia akan memasuki usia ke-80 pada tanggal 1 Juli 2026.
Menurutnya, agenda ini bertujuan memohon keselamatan bagi Polri dan masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kami bermunajat mengharap doa lintas agama agar anggota Polri Indonesia selalu mendapatkan kesehatan, kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” kata Kapolres.
Selain untuk institusi, peserta memanjatkan doa agar masyarakat Kabupaten Purbalingga senantiasa memperoleh keselamatan, keberkahan, dan kemakmuran.
Kapolres juga menilai momentum ini sebagai sarana mempererat hubungan baik.
“Doa bersama ini juga sebagai ajang silaturahmi antara kepolisian dengan tokoh lintas agama di Kabupaten Purbalingga,” kata Kapolres.
Guna menciptakan kondusivitas wilayah, Kapolres mengajak seluruh tokoh agama aktif bersinergi, mengingat Polri memerlukan dukungan semua pihak.
“Semoga doa bersama lintas agama dapat menjadi wadah menjaga persatuan dan kesatuan sehingga mewujudkan kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama di Kabupaten Purbalingga,” pungkas Kapolres.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purbalingga, KH Roghib Abdurrahman, menyampaikan apresiasi atas kinerja kepolisian.
“Kami berharap di usia 80 tahun, kepolisian ke depan bisa menjadi lebih baik.Mendapat kekuatan lahir dan batin karena tantangan kamtibmas ke depan semakin berat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan sehingga Polri semakin bisa mengayomi, melayani dan melindungi masyarakat,” pungkasnya.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















