Bijak Gunakan Teknologi Pintar Video Rekayasa AI
Kapolres juga menitipkan pesan agar para peserta mampu memilah penggunaan teknologi untuk aktivitas positif saja.
Integritas dan etika digital menjadi poin krusial agar inovasi mesin pintar ini tidak berujung pada tindakan negatif yang merugikan publik.
“Kami berharap para pelajar ini semangat dalam mengikuti pelatihan, silakan manfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya,” tambah Anita.
Antusiasme terlihat jelas saat peserta mulai praktik membedakan konten visual asli dengan hasil rekayasa kecerdasan buatan yang semakin sulit dibedakan oleh mata telanjang.
Salah satu peserta asal SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga, Muhammad Fadhil Sambachtiar, mengapresiasi kehadiran program tersebut.
Menurutnya, pemahaman mengenai deteksi video buatan AI dan pembuatan musik digital merupakan materi paling relevan mengingat tantangan digital yang semakin kompleks saat ini.
“Materinya sangat relevan. Mengingat tantangan digital yang semakin kompleks saat ini,” katanya

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita






















