TABLOIDELEMEN.com – Para pelari membutuhkan berbagai jenis latihan lari untuk meningkatkan performa fisik secara optimal, bukan hanya berfokus pada satu metode saja.
Ragam olahraga lari ini sangat bermanfaat, mulai dari tingkat pemula hingga tingkat menantang bagi pelari berpengalaman.
Pelatih kebugaran, Laras mengonfirmasi hal ini melalui panduan latihan rutin.
“Untuk menjadi pelari yang lebih baik, Anda harus melatih diri dengan berbagai jenis olahraga lari, dan tidak hanya fokus pada satu jenis saja,” kata Laras
Sebagai langkah awal, pelari dapat mencoba recovery run (lari pemulihan).
Latihan berjarak pendek dan berkecepatan rendah ini berfungsi memulihkan tubuh setelah aktivitas fisik yang intensif.
Selepas pemulihan, pelari bisa melanjutkan ke base run (lari dasar) dengan rute sedang serta kecepatan nyaman guna membangun daya tahan tubuh secara bertahap.
Selanjutnya, long run (lari jangka panjang) hadir untuk membentuk daya tahan murni melalui durasi lari yang melelahkan.
Jika ingin menantang batas kemampuan, pelari dapat menerapkan progression run (lari progresif) yang berawal dari kecepatan santai lalu meningkat ke kecepatan tertinggi.
Metode menarik lainnya adalah Fartlek, sebuah istilah Swedia yang berarti “permainan cepat”.
Latihan ini memadukan lari dasar dengan variasi kecepatan serta jarak untuk melawan kelelahan.
Selain itu, ada hill repeats yang mengharuskan pelari menuju puncak bukit secepat mungkin lalu turun kembali secara berulang guna memperkuat otot dan kecepatan.
Terakhir, pelari dapat memanfaatkan tempo run dan interval run.
Tempo run memicu pelari bergerak secepat mungkin selama 20 menit bagi pemula atau 1 jam bagi profesional demi menjaga kestabilan kecepatan maraton.
Sementara itu, interval run mengombinasikan lari cepat dan lambat bersama jogging guna mendongkrak performa serta daya tahan tubuh secara menyeluruh.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita


















