Bupati Pemalang Hadiri Haul Masyayikh Ponpes Salafiyah Kauman

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, turut menghadiri seluruh rangkaian kegiatan pengajian umum yang menghadirkan penceramah KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq), seorang ulama Nahdlatul Ulama asal Lamongan.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, turut menghadiri seluruh rangkaian kegiatan pengajian umum yang menghadirkan penceramah KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq), seorang ulama Nahdlatul Ulama asal Lamongan.

TABLOIDELEMEN.com – Haul Masyayikh Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang berlangsung penuh khidmat di lingkungan pesantren tersebut, Minggu 31 Mei 2026

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, turut menghadiri seluruh rangkaian kegiatan pengajian umum yang menghadirkan penceramah KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq), seorang ulama Nahdlatul Ulama asal Lamongan.

Saat menyampaikan sambutan, Bupati Anom mengekspresikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang dalam mengawal tradisi keilmuan, ukhuwah, serta nilai-nilai keislaman tengah masyarakat.

“Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat dan menjaga moral bangsa. Tradisi keilmuan yang terus dijaga hingga saat ini menjadi kekuatan besar bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ujarnya.

Menurut Anom, agenda haul bukan sekadar bentuk penghormatan kepada para masyayikh dan pendiri pesantren.

Bacaan Lainnya
Milo

Momentum tahunan ini juga berfungsi sebagai sarana mempererat silaturahmi serta memperkukuh nilai kebersamaan warga.

“Bangsa Indonesia tetap kokoh menghadapi tantangan global berkat nilai luhur, budaya, serta peran besar ulama dalam mengawal akhlak public,” katanya.

Lebih lanjut, Anom menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mulai dari esensi ketuhanan hingga keadilan sosial.

“Kami meyakini pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlakul karimah serta mampu menjaga persatuan bangsa,” tambahnya.

Melalui kegiatan mulia ini, para jemaah juga memperoleh ajakan untuk meneladani perjuangan serta keikhlasan para masyayikh dalam berdakwah dan mendidik umat.

Hadirin yang terdiri atas alim ulama, kiai, santri, alumni, serta tokoh masyarakat larut dalam suasana khusyuk.

Pada akhir sambutan, Bupati Anom mengajak semua pihak untuk terus mendoakan para pendiri pesantren agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Sekaligus berharap generasi penerus mampu melanjutkan perjuangan tersebut secara istikamah,”katanya.

 

 

Pos terkait

Milo