KONI Jateng Pastikan Porprov Jawa Tengah 2026 di Semarang Raya

Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jateng 2026 di Hotel Grasia Semarang pada Sabtu, 4 April 2026
Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jateng 2026 di Hotel Grasia Semarang pada Sabtu, 4 April 2026

TABLOIDELEMEN.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah menegaskan kesiapan penuh untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XVII 2026.

Kawasan Semarang Raya, yang mencakup Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, hingga Kabupaten Demak, resmi mengemban tanggung jawab sebagai pusat pelaksanaan ajang bergengsi tersebut.

Langkah strategis ini menjadi bahasan utama dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jateng 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Hotel Grasia Semarang pada Sabtu, 4 April 2026, menghadirkan seluruh pemangku kepentingan olahraga se-Jawa Tengah untuk menyatukan visi penyelenggaraan.

Ketua Umum KONI Jateng, Sudjarwanto Dwiatmoko, memaparkan bahwa forum ini mengupas tuntas aspek teknis secara mendalam.

Bacaan Lainnya
Milo

Pembahasan mencakup jadwal pelaksanaan, rincian cabang olahraga, hingga kategori pertandingan yang akan memperebutkan medali.

Sudjarwanto menilai koordinasi antarwilayah di Semarang Raya menunjukkan progres positif.

Terutama menyangkut kesiapan arena pertandingan atau venue yang sudah memasuki tahap matang.

“Hari ini kita mendeklarasikan kesiapan itu sekaligus memastikan timeline-nya,” ujar Sudjarwanto

Menurutnya, kepastian jadwal sangat krusial agar seluruh kabupaten dan kota dapat menyiapkan atlet mereka secara maksimal.

Selain fokus pada tahun 2026, forum Rakerprov mulai memetakan masa depan olahraga Jawa Tengah dengan mengerucutkan calon tuan rumah Porprov 2030.

Saat ini, dua kandidat kuat muncul dari wilayah Karesidenan Kedu dan Pekalongan.

Persaingan sehat antarwilayah ini mencerminkan antusiasme daerah dalam memajukan infrastruktur olahraga lokal.

KONI Jateng berharap Porprov 2026 mampu memberikan dampak ganda.

Selain menjadi panggung bagi kebangkitan prestasi atlet daerah, perhelatan besar ini memiliki potensi kuat,

Yakni sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui sektor pariwisata dan UMKM di sekitar lokasi pertandingan.

Kesepakatan pembagian peran antarwilayah di Semarang Raya kini menjadi kunci utama kesuksesan transisi persiapan menuju hari pelaksanaan.

 

 

 

Pos terkait

Milo