Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika Perkuat Solidaritas Global

18 April 1955, Soekarno kembali ke Bandung. Bukan untuk kunjungan biasa, melainkan hadir berpartisipasi dalam Konferensi yang digagas oleh PM. Ali Sastroamidjojo dan merupakan momen bersejarah yang dilatar belakangi oleh hal yang sama sekali non-tunggal, majemuk, berlapis, tumpang-tindih. Sumber Foto: Google Foto
18 April 1955, Soekarno kembali ke Bandung. Bukan untuk kunjungan biasa, melainkan hadir berpartisipasi dalam Konferensi yang digagas oleh PM. Ali Sastroamidjojo dan merupakan momen bersejarah yang dilatar belakangi oleh hal yang sama sekali non-tunggal, majemuk, berlapis, tumpang-tindih. Sumber Foto: Google Foto

Menghidupkan Spirit Dasasila Bandung pada Era Modern

Tantangan abad ke-21 menuntut implementasi nyata dari setiap poin kesepakatan yang telah lama tertuang dalam dokumen sejarah.

Para diplomat sepakat bahwa penguatan konektivitas antarnegara menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan pasar global saat ini.

Hubungan perdagangan yang adil harus terus menjadi prioritas demi kesejahteraan rakyat di pelosok Asia maupun Afrika.

Peringatan ke-71 ini akhirnya ditutup dengan sebuah deklarasi bersama yang menekankan pada komitmen menjaga perdamaian dunia.

Seluruh pihak berharap agar nilai-nilai luhur dari Bandung terus menginspirasi generasi mendatang dalam membangun peradaban manusia yang lebih bermartabat.

Bacaan Lainnya
Kartini 21 April 2026

 

 

Pos terkait

Kartini 21 April 2026