TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten Purbalingga saat ini memiliki 10.896 aparatur sipil negara (ASN).
Terdiri atas 5.345 Pegawai Negeri Sipil, 2 Calon Pegawai Negeri Sipil, 2.726 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja, serta 2.823 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu.
Untuk mendukung implementasi Manajemen Talenta, Pemkab Purbalingga telah menyiapkan lima langkah strategis, mulai dari studi tiru, pembangunan sistem pendukung.
Seperti aplikasi PKSP 360, sosialisasi, pelaksanaan assessment center dan profiling ASN, hingga pendampingan bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.
Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga, Herni Sulasti, menyampaikan progres tersebut saat menjalani tahap ekspose penerapan Manajemen Talenta di Gedung BKN, Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.
“Berdasarkan penilaian terakhir pada 2023, skor Sistem Merit Pemkab Purbalingga mencapai 257 atau berada pada kategori baik,” kata Herni. Tahapan ini merupakan proses verifikasi sebelum BKN memberikan persetujuan resmi.
Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menyatakan bahwa penerapan Manajemen Talenta akan segera terlaksana setelah rekomendasi BKN terbit.
“Manajemen Talenta rencananya akan kita terapkan setelah turun rekomendasi dari BKN untuk Pemerintah Kabupaten Purbalingga,” kata Bupati.
Sistem ini bertujuan membuat proses pengisian jabatan, seperti Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama maupun Administrator, menjadi lebih objektif dan profesional berdasarkan sistem merit.
Manajemen Talenta demi Kinerja ASN yang Baik
Harapannya dengan hadirnya Manajemen Talenta ini, berbagai pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Purbalingga
Baik itu JPT Pratama, Administrator dan sebagainya bisa lebih mudah, lebih profesional dan meritokrasi.
“Selain itu bisa lebih cepat, sehingga optimalisasi kerja dan kinerja bisa terwujud, termasuk dalam pelayanan publik,” tutur Bupati.
Ia mengajak seluruh ASN berperan aktif menunjukkan kinerja terbaik serta melengkapi dokumen pendukung yang terperlukan.
Baginya, Manajemen Talenta menjadi instrumen vital dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan serta retensi potensi jabatan masa depan.
Karena harapannya melalui penerapan Manajemen Talenta ini bisa terus dilakukan regenerasi dan retensi terhadap potensi-potensi jabatan ke depan.
Oleh sebab itu, Pemkab Purbalingga berharap segera memperoleh persetujuan penerapan sistem ini agar pengelolaan karier ASN semakin transparan dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang jauh lebih berkualitas.
“Dengan demikian, kinerja Pemerintah Kabupaten Purbalingga, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, bisa lebih optimal dan lebih bermanfaat dalam pembangunan Kabupaten Purbalingga,” pungkasnya

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google Berita



















