HPI Purbalingga Dukung Akselerasi Pariwisata Berkelanjutan untuk Mendorong Pemerataan Ekonomi dan Ketahanan Sosial

Agus Sudiono, Ketua HPI Purbalingga
Agus Sudiono, Ketua HPI Purbalingga

TABLOIDELEMEN.com – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Purbalingga menyatakan dukungan penuh terhadap arah kebijakan pembangunan Kabupaten Purbalingga Tahun 2027.

Arah kebijakan tersebut mengusung tema Akselerasi Infrastruktur Dasar dan Pariwisata Berkelanjutan untuk Mendorong Pemerataan Ekonomi dan Ketahanan Sosial.

“HPI Purbalingga menyepakati dan sangat mendukung arah kebijakan Pemkab Purbalingga, khususnya sektor pariwisata. Sektor ini menjadi penggerak roda ekonomi daerah secara signifikan,” ujar Ketua HPI Purbalingga, Agus Sudiono, Rabu 15 Juli 2026.

Menurut Agus, Kabupaten Purbalingga memiliki potensi alam yang luar biasa.

Berbagai destinasi, mulai wisata religi hingga wisata industri kreatif, menawarkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Bacaan Lainnya
Milo

“Saya menegaskan bahwa destinasi wisata Purbalingga ibarat Pulau Bali kecil. Terdapat beraneka ragam destinasi, mulai wisata alam, religi, minat khusus, hingga kunjungan industri seperti pabrik knalpot dan bulu mata yang berskala internasional,” tuturnya.

Oleh karena itu, Agus berharap adanya kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

Pengelola tempat wisata, hotel, rumah makan, biro perjalanan, penyedia jasa transportasi, serta pelaku UMKM perlu bersinergi untuk menciptakan ekosistem yang nyaman bagi wisatawan.

“Salah satu peran utama HPI adalah menjadi corong informasi wisata Purbalingga. Meskipun secara teknis penjualan paket wisata merupakan ranah biro perjalanan,” ucapnya.

Agus menambahkan bahwa para pemandu selalu memberikan informasi tentang destinasi wisata Purbalingga.

Saat bertemu rekan pramuwisata tingkat nasional, pihaknya sering menggaungkan potensi wisata Purbalingga dengan mendeskripsikan berbagai destinasi.

Metode promosi dari mulut ke mulut terbukti sangat efektif. Dengan narasi yang kuat dan deskripsi mendalam, setiap pramuwisata harus mampu menggugah rasa penasaran wisatawan untuk mengeksplorasi Purbalingga lebih jauh.

“Karena, destinasi wisata tidak akan bersinar tanpa kehadiran garda terdepan yang mampu menjelaskan, mengarahkan, serta memberikan kesan mendalam bagi pengunjung,” tegas Agus.

Peran Pramuwisata dalam Ekosistem Wisata

Agus menjabarkan bahwa tugas pramuwisata jauh lebih luas daripada sekadar memandu kelompok wisatawan dari satu lokasi ke lokasi lain.

Para pramuwisata harus mampu memaparkan narasi sejarah, budaya, serta keunikan destinasi dengan cara yang menarik.

“Selain itu, mereka merupakan mitra strategis bagi pemerintah daerah,” katanya.

HPI juga melirik potensi pada kelompok duta wisata, seperti Kakang-Mbekayu.

HPI melihat peluang besar jika duta wisata mau bergabung serta terjun langsung ke lapangan.

Dasar kemampuan bahasa yang sudah dimiliki duta wisata akan mempermudah proses pematangan pengetahuan produk wisata (product knowledge).

“Mereka merupakan orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan public speaking luar biasa, berpenampilan menarik, serta memiliki dasar pendidikan yang mumpuni,” ungkapnya.

Agus menegaskan bahwa pariwisata merupakan sektor yang terus berkembang dan menuntut adaptasi.

“Jika ekosistem ini terbentuk, Purbalingga bukan lagi sekadar kota transit, melainkan destinasi tujuan utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” pungkas Agus.

 

 

Pos terkait

Milo