Pemkab Purbalingga Perkuat Dukungan Program Makan Bergizi Gratis, Optimalkan Dapur SPPG

Asisten II Sekda Purbalingga, Mukodam, yang hadir mewakili Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan warga.
Asisten II Sekda Purbalingga, Mukodam, yang hadir mewakili Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan warga.

TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten Purbalingga mempertegas komitmen dalam mengawal kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) rintisan Presiden Prabowo Subianto.

Seruan untuk menyukseskan agenda nasional tersebut mengemuka saat berlangsungnya kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) putaran keempat Amaliyah Ramadan 1447 H di Masjid Baitul Muqorobin, Desa Karangduren, Kecamatan Bobotsari, Senin 2 Maret 2026.

Asisten II Sekda Purbalingga, Mukodam, yang hadir mewakili Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan warga.

Langkah ini bertujuan memastikan program berjalan tanpa hambatan demi kepentingan publik yang lebih luas.

“Ke depan, mari kita bersama-sama mendukung berbagai program pemerintah. Salah satunya adalah menyukseskan Program MBG,” tutur Mukodam saat memberikan sambutan.

Bacaan Lainnya
Kartini 21 April 2026

Ia menilai Program MBG menjadi fondasi krusial dalam mencetak generasi muda yang memiliki ketahanan fisik serta kecerdasan tinggi.

Inisiatif strategis ini menjadi bagian dari peta jalan besar pemerintah guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Selaras dengan kebijakan pusat, Camat Bobotsari Aris Mulyanto mengungkapkan bahwa wilayahnya menunjukkan progres signifikan dalam implementasi teknis.

Saat ini, tujuh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah aktif beroperasi untuk melayani kebutuhan gizi warga.

Fasilitas pengolahan makanan tersebut menjangkau sekitar 18 ribu penerima manfaat yang tersebar di beberapa titik strategis.

Sebaran dapur SPPG mencakup Desa Limbasari, Majapura, Gandasuli, Pakuncen, hingga kawasan pusat Bobotsari.

Kehadiran infrastruktur ini menjamin rantai pasok makanan bergizi mengalir secara tepat waktu serta memenuhi standar kesehatan bagi kelompok sasaran.

Selain membahas penguatan gizi, momentum Tarling tersebut juga menjadi sarana penyaluran sejumlah bantuan sosial bagi masyarakat Karangduren.

Penyerahan bantuan ini menjadi bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi warga selama bulan suci Ramadan.

 

 

Pos terkait

Kartini 21 April 2026