TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap mematok target tinggi untuk menaikkan status Kabupaten Layak Anak (KLA) dari tingkat Nindya menuju Paripurna.
Langkah strategis ini menuntut penguatan sinergi antarinstansi serta pembenahan sistem dokumentasi guna memenuhi standar nasional pemenuhan hak anak secara menyeluruh.
Plh Sekretaris Daerah Cilacap, Annisa Fabriana, menjelaskan bahwa saat ini posisi Cilacap masih tertahan pada level Nindya.
Meski implementasi program di lapangan menunjukkan tren positif, aspek administratif masih menjadi kendala utama yang menghambat kenaikan peringkat tersebut.
Pemkab Cilacap memandang predikat Paripurna sebagai bukti nyata komitmen negara dalam melindungi generasi penerus.
“Harapan tentu saja kita ingin menjadi Kabupaten Layak Anak yang Paripurna,” kata Annisa, Senin 6 April 2026.
Ia menekankan bahwa pencapaian status tertinggi tersebut memerlukan lompatan nilai evaluasi yang signifikan.
Saat ini, skor evaluasi KLA Cilacap berada pada kisaran 234 poin.
“Sedangkan syarat predikat Paripurna mengharuskan perolehan angka di atas 800 poin,” katanya.
Peningkatan Status
Ia menjelaskan, selisih nilai yang cukup lebar tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh pihak, mulai dari tingkat kecamatan hingga dinas terkait, agar segera melengkapi data dukung sebagai instrumen penilaian.
Menurutnya, keberhasilan program tanpa catatan administratif yang valid tidak akan memiliki daya tawar dalam proses verifikasi pusat.
“Kegiatan di lapangan harus diimbangi dengan kelengkapan administrasi. Tanpa itu, peningkatan status akan sulit dicapai,” tegas Annisa.
Ia juga mengingatkan agar setiap satuan kerja tetap patuh pada koridor hukum dan perencanaan anggaran yang ada.
Annisa melarang setiap instansi memaksakan kegiatan yang tidak tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi masalah hukum pada masa mendatang.
Melalui koordinasi yang lebih rapi, Pemkab Cilacap optimistis mampu menyinkronkan realitas lapangan dengan kelengkapan data administrative.
“Tentunya guna meraih pengakuan tertinggi sebagai kabupaten yang benar-benar ramah terhadap anak,” katanya.
“Tetap lakukan kegiatan secara maksimal, tetapi harus tetap pada koridor,” pungkas Annisa.

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News


















