TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengajak warga mengubah cara pandang terhadap sampah, dari limbah menjadi sumber daya bernilai ekonomi.
Upaya tersebut memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menggalakkan pelestarian lingkungan berkelanjutan.
Ajakan ini tersampaikan saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Desa Cendana, Kecamatan Banjarnegara.
Rangkaian kegiatan meliputi apel bersama serta sarasehan lingkungan sebagai kelanjutan aksi peduli lingkungan sebelumnya.
Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali menegaskan bahwa menjaga kelestarian bumi merupakan kewajiban seluruh elemen masyarakat.
Ia mengakui Banjarnegara memiliki kekayaan alam luar biasa,
Namun kini menghadapi tantangan serius berupa kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan, serta peningkatan volume sampah.
“Lingkungan yang kita nikmati hari ini bukan hanya warisan dari generasi sebelumnya, tetapi juga titipan untuk anak cucu yang harus kita jaga bersama,” tegas Wakil Bupati.
Pemerintah daerah juga mewaspadai ancaman bencana ekologis, terutama risiko tanah longsor dan sedimentasi Waduk Mrica.
Saat ini, tingkat sedimentasi waduk mencapai 93 persen akibat perubahan fungsi lahan serta minimnya vegetasi penyangga kawasan tangkapan air.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Banjarnegara memperkuat Program Banjarnegara Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Program ini mencakup gerakan penghijauan, sedekah sampah sekolah, hingga pengembangan sistem pengelolaan sampah modern.
Pemerintah daerah pun terus berupaya menghentikan praktik pembuangan sampah metode open dumping demi mewujudkan lingkungan yang lebih sehat serta berkelanjutan bagi masa depan.

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News

















