TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah secara resmi memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat.
Aturan baru ini mulai berlaku efektif pada 1 April 2026, mencakup seluruh instansi pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah.
Langkah strategis tersebut muncul sebagai respons konkret terhadap dinamika ekonomi global yang tengah bergejolak.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan keputusan tersebut sebagai upaya memitigasi dampak rambatan konflik di Timur Tengah.
Ketegangan geopolitik tersebut memicu lonjakan harga energi dunia yang berisiko mengganggu stabilitas ekonomi domestik.
Melalui kebijakan ini, pemerintah berupaya menekan konsumsi bahan bakar minyak secara nasional dengan mengurangi pergerakan kendaraan bermotor para pegawai negara.
“Penerapan WFH bagi ASN di instansi pusat dan daerah sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat,” kata Airlangga
Selain menghemat energi, pemerintah mendorong perubahan pola kerja birokrasi agar lebih efisien dan berbasis teknologi digital.
Penilaian kinerja pegawai nantinya tidak lagi mengandalkan kehadiran fisik di kantor, melainkan fokus pada hasil kerja serta ketercapaian target program.
Selaras dengan aturan WFH, pemerintah juga memperketat penggunaan operasional aset negara.
Kebijakan ini membatasi mobilitas kendaraan dinas hingga angka 50 persen guna memastikan efisiensi anggaran belanja rutin.
Langkah tersebut bertujuan menciptakan budaya kerja baru yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya energi nasional.
“Melalui surat edaran menteri PANRB diatur mendorong transformasi digital, efisiensi mobilitas termasuk pembatasan kendaraan dinas 50 persen dan mendorong transportasi publik,” kata Airlangga.
Meskipun demikian, pemerintah tetap mengecualikan sektor layanan publik yang bersifat esensial dari aturan WFH ini.
“Kami akan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tetap berjalan optimal tanpa hambatan teknis meskipun sebagian besar ASN menjalankan tugas secara daring dari kediaman masing-masing,” katanya.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis



















