TABLOIDELEMEN.com – Seluruh elemen suporter Persibangga Purbalingga sepakat mematuhi larangan bertandang ke Stadion Satria Purwokerto dalam laga Derby Ngapak melawan Persibas Banyumas, Minggu 11 Januari 2026.
Sebagai gantinya, elemen suporter menyiapkan aksi nonton bareng (nobar) dan konvoi besar-besaran untuk menyambut kepulangan tim kebanggaan mereka.
Langkah ini menyusul imbauan tegas Ketua Umum Askab PSSI Purbalingga, Uut Triyas Yanuar, yang meminta suporter menjaga kondusivitas wilayah.
Kebijakan tersebut merujuk pada Pasal 39 ayat (6) Regulasi Kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 yang melarang kehadiran suporter tamu di stadion.
“Kami mengimbau suporter memberikan dukungan dari rumah melalui siaran langsung kanal YouTube Dinkominfo Purbalingga demi keamanan bersama,” kata Uut.
Merespons arahan tersebut, elemen suporter Braling Mania, Braling Curva Nord, dan Southern Boys mengalihkan basis massa ke Taman Kota Usman Janatin Purbalingga untuk menggelar nobar.
Yoga Tri Cahyono, salah satu perwakilan suporter, menegaskan bahwa keputusan ini murni untuk menghormati aturan federasi dan menjaga keamanan pertandingan.
“Aksi ini bertujuan memberikan suntikan moral bagi para pemain yang baru saja berjuang di lapangan hijau,” katanya.
Antusiasme tetap membara meski mereka harus mendukung dari jauh.
Melalui akun Instagram @purbalinggafans, suporter menjadwalkan konvoi penyambutan saat skuat Persibangga kembali dari Purwokerto pada Minggu malam.
Massa akan berkumpul di titik perbatasan Tugu Sayonara, Desa Jompo, Kecamatan Kalimanah mulai pukul 18.30 WIB.
“Kendati tidak hadir di tribun lawan, para pendukung memastikan atmosfer dukungan tetap terasa hangat di tanah kelahiran hingga kepulangan tim,” kata Yoga.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google News


















