Panduan Salat Iduladha, Niat dan Bacaannya

Panduan Salat Iduladha, Niat dan Bacaannya
Panduan Salat Iduladha, Niat dan Bacaannya

Ustadz Mahbib kemudian membeberkan tata cara Salat Iduladha dengan mengutip keterangan dari kitab FaSalatan karya Syekh KHR Asnawi, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama asal Kudus.

1.Niat Salat Iduladha

Niat Salat Iduladha dalam lafal akan berbunyi “Ushallî ​sunnatan li ‘îdil adlhâ rak’taini” kalau dilaksanakan sendirian.

Tambahkan “imâman” kalau menjadi imam, dan “makmûman” kalau menjadi makmum.  أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَـــالَى

Artinya: “Aku berniat Salat sunnah Iduladha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

2.Takbir

Setelah membaca doa iftitah, takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama. Ada anjuran membaca:

Bacaan Lainnya
Promo Cleo 1 Liter

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Artinya: “Allah Mahabesar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Mahasuci Allah, baik waktu pagi dan petang.

Atau boleh juga membaca:  سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya, “Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar.”

Pos terkait