Semarang Batang

Operator Jalan Tol Trans Jawa Siap Sambut Libur Nataru

Sejumlah operator jalan tol Trans Jawa di Provinisi Jawa Tengah tetap melakukan berbagai persiapan layanan kepada masyarakat, pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti.

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) tetap menyiapkan semua fasilitas, sarana dan prasarana semaksimal mungkin dalam rangka momentum saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Bahkan pelayanan kepada para pengguna jalan tol Trans Jawa di Jawa Tengah tetap akan dioptimalkan.

“Apapun skenario Pemerintah Pusat nanti. Apakah akan menggunakan ganjil genap, penyekatan atau skenario yang lain,” kata Direktur Utama JSB, Prajudi, Minggu (12 Desember 2021)

Secara operasional pelayanan lanjutnya, PT JSB akan melaksanakan dengan kekuatan penuh. Selain itu kondisi ruas jalan tol juga benar-benar siap digunakan tanpa ada hambatan apapun

“Dipastikan tidak ada kegiatan perbaikan pada periode tanggal 24 Desember 2021 hingga tanggap 2 Januari 2022 mendatang,” katanya.

Maksimalkan kapasitas GT

Selanjutnya, PT JSB juga akan memaksimalkan kapasitas gerbang tol (GT) guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di dalam ruas tol. Baik dengan menambah jumlah gerbangnya maupun jumlah peralatan pendukungnya.

Termasuk kekuatan semua armada maupun personil pendukung pelayanan operasional jalan tol ini.

“Sehingga, apapun nanti yang akan menjadi skenario Pemerintah Pusat dalam mengendalikan mobilitas dan berbagai aktivitas masyarakat pada saat libur Nataru, operasional pelayanan jalan tol Semarang-Batang telah siap semuanya,” tegas Prajudi.

Terkait perkiraan peningkatan arus lalu lintas di jalan tol Semarang-Batang pada saat libur Nataru nanti, Prajudi menyampaikan, pada kondisi harian normal jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol Semarang-Batang total mencapai 35 ribu kendaraan per hari.

Sedangkan pada saat ekhir pekan bisa melonjak hingga mencapai total 42 ribu kendaraan per hari.

Pada saat arus libur nataru nanti, Prajudi memperkirakan jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol Semarang-Batang pada puncak arus libur Nataru diperkirakan bisa mencapai 70 ribu kendaraan per hari.

Bahkan, pada saat puncak pergerakan arus lalu lintas untuk satu arah diperkirakan bisa mencapai 50 ribu kendaraan per hari. Kalau dua arah diperkirakan mencapai 100 ribu kendaraan per hari.

Untuk puncak arus lalu lintas pada libur Nataru diperkirakan bakal berlangsung dua kali, yakni menjelang hari natal serta menjelang malam tahun baru.

Namun, bukan tidak mungkin jika Pemerintah memberlakukan penyekatan, puncak arus lalu lintas di jalan tol bisa terjadi lebih cepat atau sebelum tanggal 24 Desember.

“Kalau puncak arus lalu lintas, memang masih tergantung pada kebijakan Pemerintah nanti. Namun secara prinsip kami sebagai operator jalan tol sudah siap dengan berbagai kemungkinannya,” tegas Prajudi.

Anda Suka, Silakan Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.