TABLOIDELEMEN.com – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga sukses menyelenggarakan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang SMP Kabupaten Purbalingga Tahun 2026.
Ketua Panitia FLS3N, Joseph Goenaedhy, menjelaskan bahwa kegiatan dalam rangka menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 ini menghadirkan perwakilan dari 61 SMP se-Kabupaten Purbalingga.
Pelaksanaan FLS3N menjadi bagian penting guna membangun pendidikan yang lebih humanis serta berimbang antara kecerdasan akademik dengan penguatan karakter.
Melalui FLS3N, MGMP Bahasa Indonesia SMP berupaya menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas.
“Dan tentunya juga kreatif, berbudaya, dan mampu menginspirasi melalui karya,” kata Joseph Goenaedhy.
Panitia mengusung dua mata lomba, yakni mendongeng dan menulis cerita. Lomba mendongeng mengangkat karya dongeng berjudul Secarik Pesan untuk Keindahan yang bersumber dari saduran karya Metanuccihubbia – Kampung Dongeng.
FLS3N SMP 2026

“Tema umum mendongeng adalah menumbuhkan karakter bangsa melalui kreativitas dan apresiasi seni budaya,” ucapnya.
Sementara itu, lomba menulis cerita menawarkan pilihan tema berupa Menjaga Bumi, Aku dan Pahlawan, serta Merawat Budaya dan Tradisi.
Peserta mengetik karya fiksi bergenre bebas tersebut menggunakan komputer panitia dengan panjang tulisan 500 hingga 1.700 kata.
Karya wajib mengandung unsur tema, tokoh, plot, latar, dan gaya bahasa.
“Sumber cerita dapat berasal dari imajinasi, referensi, pengamatan, pengalaman pribadi maupun orang lain,” tuturnya.
Untuk menjaga kualitas kompetisi, panitia menghadirkan para juri yang berkompeten.
Penilaian mendongeng melibatkan Rr. Meinur Diana Irawati, Upik Aimanah, dan Siti Khasiroh yang berfokus pada aspek penguasaan cerita, ekspresi, kepercayaan diri, kejelasan vokal, bahasa, serta improvisasi.
Selanjutnya, juri menulis cerita yang terdiri atas Isnan Adi Priyatno, Ikrom Rifa’i, dan Mufti Wibowo menilai aspek kesesuaian tema, penggunaan bahasa, kreativitas pengolahan cerita, dan orisinalitas karya.
FLS3N berlangsung ketat dan menghasilkan para pemenang terbaik. Lomba mendongeng menempatkan Abdul Basith (SMPN 1 Purbalingga) sebagai juara 1, Azzam Nabhan Z (SMPN 1 Rembang) juara 2, dan Azka Yanuar N (SMPN 1 Kaligondang) juara 3.
Selanjutnya, juara harapan 1 hingga 3 secara berurutan yaitu Haya Naura F.S (SMPN 1 Pengadegan), Selfiatun Khasanah (SMPN 3 Kemangkon), dan Ahnaf Fadhil N (SMPN 1 Bukateja).
Sedangkan, dalam kategori menulis cerita, Anisa Febriana (SMPN 1 Karanganyar) meraih juara 1, Risma Arianti (SMPN 1 Kejobong) juara 2, dan Fitria Azzahra Q (SMPN 4 Purbalingga) juara 3.
Peringkat harapan 1 hingga 3 secara berurutan mencapai tangan Azzahra Nur A. (SMPN 1 Purbalingga), Alira Diana Sari (SMPN 1 Kutasari), dan Safira Dini K. (SMP Istiqamah Sambas Purbalingga).

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita











