KONI Jateng Luncurkan Logo dan Maskot Resmi Porprov 2026 Jawa Tengah XVII 2026

Logo dan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.
Logo dan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.

TABLOIDELEMEN.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah secara resmi memperkenalkan logo dan maskot untuk perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.

Peluncuran identitas visual ini menandai langkah awal persiapan pesta olahraga terbesar tingkat provinsi yang akan berlangsung di wilayah Semarang Raya.

Karya Wahyu Purnomo asal Kabupaten Banyumas terpilih sebagai logo resmi Porprov Jawa Tengah XVII 2026.

Sementara Ari Krispriyanto dari Kabupaten Kebumen memenangkan kategori maskot melalui karya bertajuk “Waraga”.

Kedua elemen visual ini akan mendominasi seluruh instrumen promosi, publikasi, hingga pernak-pernik penyelenggaraan kegiatan.

Bacaan Lainnya
Milo

Wakil Ketua Umum KONI Jawa Tengah sekaligus Ketua Panitia Sayembara, Harry Nuryanto, menegaskan bahwa proses kurasi berjalan sangat ketat.

Tim juri menitikberatkan penilaian pada aspek filosofis yang mendalam serta daya tarik desain secara estetika.

“Logo dan maskot ini akan menjadi identitas resmi akan digunakan dalam kegiatan promosi, publikasi, penyelenggaraan event-event olahraga. Menjadi gaung Porprov di tahun 2026,” kata Harry pada Senin, 6 April 2026.

Ia menambahkan bahwa setiap detail harus mampu merepresentasikan semangat persatuan atlet dari seluruh penjuru Jawa Tengah.

Secara visual, logo karya Wahyu Purnomo menonjolkan figur Tugu Muda.

Wahyu memilih ikon tersebut karena memiliki makna historis dan kultural yang kuat bagi tuan rumah.

“Tugu Muda yang menjadi lambang persatuan, kejayaan, keteguhan, dan jati diri masyarakat Kota Semarang,” katanya menjelaskan makna di balik goresan desainnya.

Sementara itu, maskot Waraga mencuri perhatian dengan konsep akulturasi budaya.

Nama tersebut merupakan akronim unik yang memiliki arti khusus.

“Nama Waraga merupakan singkatan dari Warak Olahraga,” kata Ari.

Sosok ini mengadaptasi makhluk mitologi Warak Ngendog yang mengenakan atribut tradisional.

Seperti blangkon, rompi beskap, dan sabuk kuning, namun tetap terlihat energetik dengan pakaian olahraga biru serta obor Tugu Muda di tangan kanan.

Perpaduan ini mencerminkan keharmonisan masyarakat Jawa Tengah dalam bingkai sportivitas modern.

 

 

 

Pos terkait

Milo