Kisah Tiga Perempuan Tangguh Menjalankan Peran Ganda dengan Semangat Kartini

Kisah Tiga Perempuan Tangguh Menjalankan Peran Ganda dengan Semangat Kartini
Kisah Tiga Perempuan Tangguh Menjalankan Peran Ganda dengan Semangat Kartini

Pola Asuh Septiningsih Membentuk Kemandirian Anak Sejak Dini

Septiningsih
Septiningsih

Wakil Kepala SMP Negeri 2 Purbalingga bidang Humas, Septiningsih, memiliki cara unik mendidik anak agar tumbuh mandiri.

Sejak kecil, buah hatinya memahami bahwa sang ibu merupakan tulang punggung keluarga dan pekerja keras.

Kesadaran tersebut tumbuh subur setelah anak-anak melihat langsung perjuangan ibunya yang harus berangkat kerja sangat pagi.

Septiningsih lebih memilih mengintensifkan waktu berkualitas daripada melakukan pemantauan berlebihan setiap saat.

Walaupun jarang menghubungi anak melalui telepon setiap hari, ia membangun kepercayaan yang sangat kuat.

Bacaan Lainnya
Kartini 21 April 2026

Anak-anaknya sempat mempertanyakan sikap tersebut, namun ia memiliki alasan tersendiri.

“Saya percaya anak saya baik-baik saja. Maksudnya dalam penjagaan Tuhan ya. Baik-baik juga dalam arti mandiri gitu sih,” katanya.

Kepercayaan tersebut terbukti berhasil membentuk karakter anak-anaknya.

Ketika menempuh pendidikan kuliah di luar kota, mereka terbiasa mencari penghasilan tambahan melalui pekerjaan sampingan hingga mampu menyelesaikan kuliah serta memperoleh pekerjaan layak.

Bagi Septiningsih, kemandirian anak merupakan wujud keberhasilan pola asuh yang ia terapkan selama ini.

Ia memandang komunikasi bukan sekadar kuantitas panggilan telepon semata.

Septiningsih senantiasa menanamkan nilai kemandirian serta tanggung jawab kepada anak sebagai bekal utama menghadapi tantangan hidup.

Baginya, setiap usaha yang ia lakukan bertujuan memberikan landasan moral kuat agar sang buah hati mampu menapaki masa depan dengan penuh keyakinan.

“Membangun pondasi kepercayaan yang kokoh bagi masa depan mereka menduduki peringkat teratas,” katanya.

Pos terkait

Kartini 21 April 2026