Wabup Purbalingga Usul Pembangunan Jembatan Ponjen-Krangean Melalui TMMD

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani saat memaparkan rencana kegiatan bersama Dandim 0702 Purbalingga di Markas Kodam IV/Diponegoro, Senin 20April 2026
Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani saat memaparkan rencana kegiatan bersama Dandim 0702 Purbalingga di Markas Kodam IV/Diponegoro, Senin 20April 2026

TABLOIDELEMEN.com – Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, mengusulkan dukungan pembangunan jembatan penghubung antara Desa Ponjen dan Desa Krangean melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128.

Usulan tersebut disampaikan saat memaparkan rencana kegiatan bersama Dandim 0702 Purbalingga di Markas Kodam IV/Diponegoro, Senin 20April 2026

Pembangunan jalan penghubung kedua desa tersebut menemui kendala berupa sungai yang memisahkan akses utama.

Karena itu, kehadiran jembatan menjadi krusial agar konektivitas masyarakat benar-benar terwujud.

“Ini yang kami mohonkan dukungan Pangdam agar pembangunan jembatan itu dalam TMMD Reguler kali ini,” kata Wabup.

Bacaan Lainnya
Kartini 21 April 2026

Selain menyampaikan usulan, Wabup mengapresiasi Kodam IV/Diponegoro yang memilih Purbalingga sebagai lokasi program.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkomitmen penuh menyukseskan agenda tersebut dengan menyiapkan anggaran APBD sebesar Rp 800 juta.

Dana tersebut mencakup dukungan kegiatan fisik serta keterlibatan berbagai Organisasi Perangkat Daerah pada program nonfisik.

Wabup turut mengharap dukungan jajaran Kodam IV untuk menghadirkan kegiatan berskala besar di Purbalingga.

Langkah ini bertujuan menjaga memori sejarah atas kelahiran Jenderal Besar Soedirman di wilayah tersebut.

Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat

Dansatgas TMMD Reguler Kodim 0702 Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

Pendanaan program bersumber dari APBD Kabupaten Purbalingga Rp 800 juta

Serta, APBD Provinsi Jawa Tengah Rp 200 juta, serta dukungan operasional Mabes TNI sebesar Rp 338,3 juta.

Sasaran utama berupa pelebaran dan peningkatan jalan penghubung sepanjang 1.173 meter.

Pengerjaan meliputi plat beton, pengaspalan, talud, drainase, hingga pelebaran jembatan.

Program TMMD juga menyentuh aspek kesejahteraan warga melalui pemugaran sepuluh rumah tidak layak huni, penanaman 7.300 bibit pohon

Lalu, pipanisasi irigasi, serta penyediaan fasilitas air bersih untuk 350 kepala keluarga.

Menanggapi rencana tersebut, Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjend TNI Achiruddin, menekankan pentingnya efektivitas program.

Ia berharap seluruh sasaran fisik dan nonfisik selesai tepat waktu serta maksimal hasilnya.

“Sebetulnya TMMD ini kita fokusnya adalah pada sasaran non fisik yang memberikan pembelajaran dan pemberdayaan pada masyarakat setempat,” katanya.

“Silakan para dansatgas berkoordinasi dengan pemda setempat untuk menyukseskannya,” tegas Pangdam.

 

 

Pos terkait

Kartini 21 April 2026