Jelajah Budaya Purbalingga 2026, Puluhan Siswa Telusuri Sejarah Pabrik Gula

Kepala Bidang Pembinaan Budaya Dindikbud Purbalingga, Wasis Andri Wibowo saat memberikan materi pengenalan kegiatan "Jelajah Budaya" kawasan eks Pabrik Gula Kalimanah yang kini menjadi lingkungan SMP Santo Agustinus Kamis 7 Mei 2026.
Kepala Bidang Pembinaan Budaya Dindikbud Purbalingga, Wasis Andri Wibowo saat memberikan materi pengenalan kegiatan "Jelajah Budaya" kawasan eks Pabrik Gula Kalimanah yang kini menjadi lingkungan SMP Santo Agustinus Kamis 7 Mei 2026.

TABLOIDELEMEN.COM – Masih menjadi satu rangkaian rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, lebih dari 70 siswa di wilayah Kecamatan Kalimanah mengikuti kegiatan “Jelajah Budaya”.

Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga menginisiasi agenda ini.

Panitia memusatkan kegiatan pada kawasan eks Pabrik Gula Kalimanah yang kini menjadi lingkungan SMP Santo Agustinus.

Kepala Bidang Pembinaan Budaya Dindikbud Purbalingga, Wasis Andri Wibowo, menjelaskan bahwa acara tersebut mengusung tema penguatan partisipasi semesta demi pendidikan bermutu.

“Kami mengajak para siswa mengenal lebih dekat sejarah dan budaya yang ada di Purbalingga dalam agenda Jelajah Budaya,” katanya, Kamis 7 Mei 2026.

Bacaan Lainnya
Milo

Staf Bidang Kebudayaan, Anita Ika Cahyani, menyebut lokasi tersebut menyimpan nilai sejarah tinggi meski masyarakat jarang mengetahuinya.

Industri gula di Kalimanah dahulu berjaya hingga akhirnya mengalami kebangkrutan pada tahun 1930-an.

“Setelah pabrik gula bangkrut pada tahun 1930-an, saudagar keturunan Tionghoa membeli aset bangunan dan tanah. Lalu beralih fungsi menjadi pabrik beras,” jelas Anita.

Saat ini, kawasan tersebut menyisakan bangunan bersejarah seperti rumah administratur dan sisa rel kereta distribusi gula.

Melalui pengamatan langsung, para siswa dapat memahami materi cagar budaya secara lebih mendalam.

Anita menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan warisan masa lalu.

“Kami ingin generasi muda lebih mengenal cagar budaya. Dengan memulai hal ini, harapannyamereka tergerak untuk melakukan jelajah budaya secara mandiri,” tegasnya.

Pos terkait

Milo