TABLOIDELEMEN.com – Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menyoroti tantangan sektor pendidikan saat memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 di Alun-alun Purbalingga, Sabtu 2 Mei 2026
Data tahun 2025 menunjukkan Angka Harapan Lama Sekolah mencapai 12,11 tahun
Ramun Rata-rata Lama Sekolah masih tertahan pada posisi 7,37 tahun.
“Kita harus terus meningkatkan angka ini di tahun-tahun mendatang agar kualitas SDM semakin baik dan mampu bersaing,” tegas Fahmi.
Fahmi menekankan komitmen daerah dalam menjawab tantangan global dan era digital.
Selaras dengan arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Pemerintah Kabupaten Purbalingga memfokuskan perhatian pada lima faktor kunci.
Hal tersebut mencakup pembenahan sarana prasarana, peningkatan kesejahteraan guru, penguatan karakter siswa, penyempurnaan kurikulum, hingga perluasan akses inklusif.
“Kita harus memastikan seluruh aspek tersebut berjalan optimal. Mulai dari fasilitas, kualitas tenaga pendidik, hingga kesesuaian kurikulum dengan perkembangan zaman,” tambahnya.
Selanjutnya, Fahmi mendorong pemanfaatan teknologi seperti smart board guna mendukung mutu pembelajaran.
Selain menyampaikan amanat, ia menyerahkan penghargaan bagi siswa berprestasi.
Upacara ini juga menjadi momentum penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bersama jajaran Forkopimda.
Langkah tersebut bertujuan menjamin proses penerimaan siswa yang objektif, transparan, akuntabel, serta tanpa diskriminasi.
Melalui kolaborasi lintas sektoral, Purbalingga optimistis mampu melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi masa depan.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















