TABLOIDELEMEN.com – Indonesia bersiap menyambut mandat penting sebagai tuan rumah rangkaian kegiatan Majelis Sastra Asia Tenggara pada tahun 2027 mendatang.
Agenda besar tersebut mencakup Sidang Mastera, Seminar Antarbangsa Kesusastraan Asia Tenggara, Program Penulisan Mastera Bidang Esai, serta Penganugerahan Hadiah Sastrawan Muda Mastera.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengarahkan persiapan matang demi memperluas ruang kolaborasi antarsastrawan regional.
Kepercayaan ini melanjutkan kesuksesan Sidang Ke-30 Mastera di Kuching, Sarawak, Malaysia, yang merumuskan penguatan diplomasi budaya lintas negara.
Kepala Badan Bahasa sekaligus Ketua Mastera Indonesia, Hafidz Muksin, menegaskan urgensi kesinambungan program serta perluasan akses pembaca dunia terhadap karya sastra regional.
Dalam sambutan pembukaan sidang, Hafidz menyatakan bahwa keberhasilan forum regional ini tecermin dari kesinambungan program.
Serta, penambahan karya terjemahan, perluasan ruang bagi sastrawan muda, dan peningkatan penelitian bersama.
“Komitmen tersebut memperkokoh posisi sastra sebagai jembatan penting dalam mengenali sejarah, ingatan, kegelisahan, dan nilai budaya masyarakat Asia Tenggara,” tegasnya.

Meletakkan literasi digital menjadi urgensi, sebagai upaya transformasi untuk menghasilkan talenta digital dan menjadi rujukan informasi yang ramah anak, aman tanpa konten negatif.
Baca update artikel lainnya di Google News




















