TABLOIDELEMEN.COM – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Purbalingga menyiapkan program deteksi dini berupa Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Upaya preventif jangka panjang ini bertujuan sebagai skrining awal penyakit thalassemia.
Program tersebut akan terintegrasi dengan kegiatan CKG di sekolah mulai Agustus 2026, menyasar siswa SMP kelas 7.
Skrining thalasemia sangat penting sebagai bagian dari pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis.
“Sebab kita bisa mencegah penambahan penderita penyakit thalasemia melalui pemeriksaan sederhana. Ini merupakan penyakit genetic, bis akita cegah,” kata Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Purbalingga, dr. Jusi Febrianto.
Pernyataan tersebut mengemuka saat ia menghadiri Hari Thalasemia Sedunia oleh Perhimpunan Orangtua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) di aula RSUD Goetheng Taroenadibrata Purbalingga, Selasa 19 Mei 2026
Pada kesempatan itu, dr. Jusi menjelaskan tiga tahapan proses deteksi dini thalassemia.
Tahap pertama meliputi pemeriksaan fisik dan riwayat medis keluarga penderita.
Selanjutnya, petugas medis melaksanakan tes darah guna memeriksa kadar hemoglobin, jumlah sel darah merah, serta potensi mutasi gen.
Tahapan terakhir berupa elektroforesis hemoglobin demi mengidentifikasi jenis thalassemia dan memastikan diagnosis.
Puskesmas melayani pemeriksaan awal tersebut. Jika petugas menemukan kelainan, pasien dapat mengakses pemeriksaan lanjutan di rumah sakit menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.
“Arah kebijakan kesehatan saat ini harus beralih dari paradigma pengobatan penyakit menjadi menjaga masyarakat tetap sehat. Fokusnya adalah deteksi dini dan pencegahan penyakit lebih awal,” katanya.
Ia menambahkan, Saat ini, data menunjukkan sekitar 3-10 persen penduduk Indonesia membawa gen thalassemia beta
“Angka itu bisa meningkat bila tidak kita lakukan pencegahan oleh karena itu perlu lakukan deteksi sedini mungkin,” tegasnya.
Program CKG merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto
Melalui program ini masyarakat dari berbagai kelompok usia akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis sebagai bentuk deteksi dini berbagai penyakit kronis.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita


















