85 Penderita Thalassemia Mayor di Purbalingga Terima Hibah Rp162 Juta dari Pemkab Purbalingga

Staf Ahli Bupati Tri Gunawan Setyadi mewakili Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyerahkan bantuan sosial/hibah kepada penyandang Thalasemia Mayor berupa uang lauk pauk dan transportasi di aula pertemuan RSUD Goetheng Taroenadibrata Purbalingga, Selasa 19 Mei 2026.
Staf Ahli Bupati Tri Gunawan Setyadi mewakili Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyerahkan bantuan sosial/hibah kepada penyandang Thalasemia Mayor berupa uang lauk pauk dan transportasi di aula pertemuan RSUD Goetheng Taroenadibrata Purbalingga, Selasa 19 Mei 2026.

TABLOIDELEMEN.com – Sebanyak 85 penderita Thalassemia mayor di Purbalingga menerima bantuan sosial/hibah berupa uang lauk pauk dan transportasi

Staf Ahli Bupati Tri Gunawan Setyadi mewakili Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyerahkan bantuan sebanyak Rp162 juta melalui Perhimpunan Orangtua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI).

Dalam sambutannya, Tri Gunawan Setyadi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkomitmen akan terus mengalokasikan APBD untuk membantu para penyintas Thalasemia.

“Mas Bupati Fahmi menitipkan salam untuk seluruh Thaler dan pengurus POPTI. Mas Bupati terus berkomitmen mengalokasikan APBD untuk membantu para Thaler,” katanya di aula pertemuan RSUD Goetheng Taroenadibrata Purbalingga, Selasa 19 Mei 2026.

Tri Gunawan mengatakan, para Thaler harus mendapatkan kesempatan yang sama, serta fasilitas yang memadai selayaknya seluruh masyarakat Purbalingga.

Bacaan Lainnya
Milo

“Pemerintah Kabupaten Purbalingga akan memperhatikan dan juga memastikan kebutuhannya bisa terfasilitasi dengan baik untuk Para Thaler,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua POPTI Purbalingga, Ahmad Hamid Supriyono mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Purbalingga atas perhatiannya kepada para Thaler.

“Kita ketahui anak-anak kita hampir tiga minggu sekali transfusi dan mungkin membutuhkan biaya transportasi yang cukup besar. Akan tetapi Alhamdulillah kita dapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga,” katanya.

Sebagai langkah preventif jangka panjang, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Purbalingga menyiapkan program deteksi dini.

Kepala Dinkes PPKB dr. Jusi Febrianto menjelaskan bahwa pihaknya merancang Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk skrining awal Thalassemia.

“CKG akan kita mulai pada bulan Agustus 2026, sasarannya siswa SMP kelas 7,” kata Jusi.

Sedangkan untuk tema Hari Thalasemia Sedunia 2026 adalah “Tidak Lagi Tersembunyi: Menemukan yang Belum Terdiagnosis, Mendukung yang Tak Terlihat” (“Hidden No More: Finding the Undiagnosed, Supporting the Unseen”)

Fokus gerakan global tersebut menekankan pentingnya diagnosis tepat waktu serta dukungan layak bagi para penderita.

Pos terkait

Milo