Danantara Dorong Transformasi Bisnis PT Inka Demi Penyehatan Keuangan

Bangunan kantor dan workshop pabrik PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA di Madiun
Bangunan kantor dan workshop pabrik PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA di Madiun

TABLOIDELEMEN.com – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) memacu PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT Inka agar segera mengeksekusi transformasi bisnis secara menyeluruh (turnaround).

Pembenahan ini mendesak guna memperkuat fondasi keuangan perusahaan agar menjadi lebih sehat, kompetitif, serta berkelanjutan.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa kondisi finansial PT Inka saat ini memerlukan penanganan serius.

“Kita ingin melakukan turnaround, dan turnaround itu hanya bisa dilakukan kalau kita punya komitmen yang sama ingin membuat perusahaan ini menjadi lebih baik, dengan governance yang benar,” ujar Dony Oskaria di Jakarta, Senin 14 September 2026 dalam keterangan tertulis.

Tekanan finansial BUMN manufaktur sarana perkeretaapian ini terlihat dari posisi ekuitas yang bernilai negatif.

Bacaan Lainnya

Selain itu, PT Inka menanggung utang tidak berkelanjutan (unsustainable loan) senilai Rp 4,7 triliun serta kerugian operasional sebesar Rp 670 miliar.

Pos terkait

Acer2026