Sasar Pemilih Pemula dan Percepatan Pelaporan Program P2P
Anggota Bawaslu Purbalingga, Wawan Eko Mujito, menambahkan bahwa fokus utama kolaborasi ini menyasar pemilih pemula dari kalangan siswa SMA.
Program Pendidikan Pengawas Partisipatif bertujuan membekali anggota pramuka dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi kepemiluan.
“Sehingga pramuka dapat berkegiatan baik di masa non-tahapan maupun tahapan pemilu,” kata Wawan.
Ia juga menekankan pentingnya melindungi hak pilih warga negara agar terdata secara akurat dalam daftar pemilih tetap.
Saat ini, Bawaslu menghadapi tenggat waktu mendesak untuk melaporkan program Pendidikan Pemilih untuk Pemilih Pemula (P2P) kepada Bawaslu Provinsi paling lambat 28 April 2026.
Program yang melibatkan 40 peserta ini rencananya berlangsung secara daring pada Mei hingga Agustus 2026.
Oleh karena itu, pihaknya butuh masukan dari Kwarcab, apakah di kwarcab sudah ada yang mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) sehingga dapat masuk ke dalam SK.
“Ini sangat mendesak, sehingga hasil audiensi hari ini segera kami laporkan ke provinsi,” pungkas Wawan.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















