TABLOIDELEMEN.com – Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Purbalingga mengimbau supporter Persibangga untuk tidak hadir menyaksikan di Stadion Satria Purwokerto, Minggu 11 Januari 2026.
“Kami menyarankan para suporter menyaksikan perjuangan tim melalui siaran langsung di kanal YouTube Dinkominfo Purbalingga,” kata Ketua Umum, Uut Triyas Yanuar, Sabtu 10 Januari 2026
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kepatuhan federasi terhadap regulasi kompetisi yang sedang berjalan.
Larangan itu tertuang pasal 39 ayat (6) Regulasi Kompetisi Liga 4 Jawa Tengah, yakni pendukung tim tamu tidak hadir langsung ke stadion demi mematuhi.
Aturan tersebut secara eksplisit melarang kehadiran pendukung kesebelasan tamu guna menjamin keamanan dan kondusivitas pertandingan.
“Kami memberi imbauan tegas kepada seluruh elemen suporter, teman-teman dari Braling Mania, Braling Curva Nord, hingga Southern Boys,” katanya.
Pelatih Persibangga, Imran Amirullah menambahkan, Persibangga Purbalingga mengusung misi besar mencuri poin penuh saat melakoni laga tandang melawan Persibas Banyumas
Pertandingan pemungkas putaran pertama Grup E Liga 4 Zona Jawa Tengah 2025/2026 ini menjadi penentu langkah tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman untuk mengamankan posisi puncak klasemen.
Ia menilai sejarah pertemuan kedua tim memberikan angin segar bagi tim tamu.
Catatan menunjukkan bahwa Persibangga memiliki rekor apik dan belum pernah tersentuh kekalahan saat merumput di Stadion Satria dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami menargetkan poin penuh di kandang lawan. Melihat rekor pertemuan, kemenangan bukan hal mustahil bagi Persibangga,” katanya.
Meskipun menghadapi jadwal padat dengan dua pertandingan dalam sepekan, kondisi fisik para pemain tetap prima dan siap tempur.
Hasil imbang sebenarnya sudah cukup bagi Persibangga untuk menempel ketat Persibas dengan torehan tujuh poin.
Namun, kemenangan akan membawa Persibangga menutup putaran pertama sebagai pemimpin klasemen dan memperlebar peluang lolos ke babak selanjutnya.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google News


















