Inspirasi Seni Lewat Media Lensa Ponsel
Alumnus FKIP Prodi Pendidikan Seni Rupa Spesifikasi Kriya Universitas Sebelas Maret Surakarta, memandang fotografi bukan sekadar alat komunikasi, melainkan media ekspresi jiwa guna menangkap dinamika kehidupan.
Ia mencermati bahwa perkembangan teknologi telah mengubah cara manusia memandang sebuah karya seni.
Meskipun kamera ponsel kini sangat mudah terjangkau, Djentot menilai pemanfaatannya sebagai medium artistik masih kurang maksimal.
Pengajar ini menegaskan perlunya membangun kesadaran akan nilai estetika pada era digital seperti saat ini.
Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para penggiat seni rupa maupun masyarakat umum.
“Apa yang ada dalam genggaman sebenarnya bisa menjadi karya seni,” tegasnya.
Pameran ini mengemban harapan agar mampu memicu apresiasi masyarakat terhadap seni rupa, terutama bagi kalangan pendidikan.
Melalui pendekatan sederhana, setiap karya mengajak pengunjung memahami makna mendalam visual hitam putih yang penuh pesan.
Monokrom hadir sebagai ruang refleksi atas perkembangan seni fotografi modern bagi seluruh lapisan pengunjung.
“Semoga pameran ini memberi inspirasi bagi siapa saja yang mencintai seni,” pungkas Djentot menutup penjelasannya.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















