TABLOIDELEMEN.com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga mematangkan persiapan penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) jenjang Sekolah Dasar.
Agenda besar ini terjadwal berlangsung mulai 20 April 2026 hingga 30 April 2026 yang terbagi dalam empat gelombang serta empat sesi setiap harinya.
Kepala Dindikbud Purbalingga, Heru Sri Wibowo, menjelaskan bahwa asesmen berbasis komputer ini mencakup evaluasi literasi membaca, numerasi, survei karakter, hingga survei lingkungan belajar.
Pengawasan ketat menjadi prioritas guna menjamin integritas hasil ujian di seluruh satuan pendidikan.
Data terkini menunjukkan tingkat partisipasi peserta didik di Kabupaten Purbalingga menyentuh angka 99,82 persen.
Capaian ini mencerminkan kesiapan mental maupun teknis yang sangat tinggi dari pihak sekolah dalam menyambut evaluasi tahunan tersebut.
Guna membekali tim pelaksana, pihaknya menggelar sosialisasi daring mengenai prosedur pelaksanaan dan kepengawasan.
Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 650 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, proktor, teknisi, serta pengawas dari berbagai wilayah.
“Berdasarkan data, tingkat partisipasi peserta didik di Kabupaten Purbalingga mencapai 99,82 persen, menunjukkan kesiapan tinggi dari satuan pendidikan,” kata Heru.
Mitigasi Teknis dan Kolaborasi Satuan Pendidikan
Heru menitikberatkan pentingnya kolaborasi serta mitigasi gangguan teknis, seperti potensi pemadaman listrik atau kendala jaringan internet.
Pihaknya menjalin koordinasi intensif dengan PLN demi memastikan kelancaran suplai daya selama ujian berlangsung.
“Semoga pelaksanaan TKA SD dapat berjalan lancar serta mampu sukses secara hasil maupun pelaksanaan,” tambah Heru.
Ia turut mengapresiasi kerja keras para proktor dan teknisi yang menjadi tulang punggung keberhasilan asesmen berbasis komputer ini.
Dalam sesi teknis, Asih Kristyaning Ayu memaparkan mekanisme pelaksanaan mulai dari tahap persiapan hingga pelaporan hasil.
Penjelasan tersebut mencakup pembagian tugas secara mendetail antara proktor dan pengawas agar seluruh proses berjalan sesuai standar operasional prosedur.
Sosialisasi ini harapannya mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan Purbalingga secara berkelanjutan melalui data yang akurat dan akuntabel.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita













