Wisuda Perdana Politeknik Madyathika Purbalingga Cetak Belasan Lulusan Cumlaude, Ini Daftarnya

Wisudawan Program Studi Diploma III Administrasi Perkantoran Politeknik Madyathika Purbalingga Bersama Direktur dan para dosen Politeknik Madyathika Purbalingga usai Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-1 di Kampus pada 8 Oktober 2026
Wisudawan Program Studi Diploma III Administrasi Perkantoran Politeknik Madyathika Purbalingga Bersama Direktur dan para dosen Politeknik Madyathika Purbalingga usai Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-1 di Kampus pada 8 Oktober 2026Direktur Politeknik Madyathika Purbalingga, Taufik Dwi Laksono saat Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-1 Program Studi Diploma III Administrasi Perkantoran pada 8 Oktober 2026.

TABLOIDELEMEN.com – Sebanyak 14 orang mahasiswa Program Studi Diploma III Administrasi Perkantoran Politeknik Madyathika Purbalingga resmi menyelesaikan masa studi serta berhak menyandang gelar Ahli Madya Administrasi Perkantoran (A.Md.AP)

Dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-1 pada 8 Oktober 2026, lulusan berpredikat Dengan Pujian atau Cumlaude mencapai 13 orang.

Tiga wisudawati memimpin raihan nilai IPK tertinggi yaitu 3,91 atas nama Amanda Auliansyah, Luthfi Shaalihah Azzahroo, serta Krisna Aisha Zahra.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya Isna Erina Darni mencatatkan IPK 3,90. Fatihatur Rohmah dan Anisa Nur Rohmah sama-sama meraih IPK 3,87, lalu Firman Hambali mengantongi IPK 3,84.

Deretan peraih predikat Cumlaude berlanjut melalui Eka Savitri dengan IPK 3,81, Dea Rizkiana IPK 3,78, Shinta Tri Wulandari IPK 3,75, dan Rama Bayu Satrio IPK 3,75.

Lalu, Aditia Brian Mumaillun meraih IPK 3,73 dan Winda Dwi Lestari mengamankan IPK 3,66.

Sementara itu, Rahmawati Yuniar Septiningrum mengukir prestasi memuaskan lewat IPK 3,26 berpredikat Sangat Memuaskan.

Kesan Mendalam Angkatan Pertama Perintis Peta Jalan

Keberhasilan seluruh wisudawan memancarkan rasa bangga serta rasa haru mendalam bagi seluruh sivitas akademika.

Amanda Auliansyah, wisudawati asal Kecamatan Kalimanah Purbalingga, menyampaikan kebahagiaan serta rasa syukur seusai menuntaskan seluruh proses akademik.

Perjuangan sebagai mahasiswa angkatan pertama memberikan pengalaman berharga yang membakar semangat kepemimpinan seluruh rekan seangkatan.

“Menjadi angkatan pertama, artinya tidak ada senior yang mengajari kita cara berjalan, melainkan kita yang menciptakan kompas atau peta jalan untuk generasi berikutnya,” ungkap Amanda penuh semangat.

Perjalanan kuliah memberikan banyak kenangan manis serta membentuk karakter para lulusan secara matang.

Kehangatan proses belajar mengajar menambah rasa syukur para mahasiswa selama menimba ilmu.

“Kesan selama berada di kampus ini, saya bersyukur karena semua dosen mengajar dengan ramah dan itu membuat saya mudah mengerti serta tidak sungkan bertanya,” lanjutnya.

Amanda juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada pimpinan perguruan tinggi beserta seluruh jajaran pengajar.

“Terima kasih Bapak Direktur Taufik Dwi Laksono dan para dosen. Terlalu banyak hal menyenangkan yang saya peroleh di kampus ini. Saya tumbuh dengan baik di sini. Saya bersyukur bisa menjadi salah satu mahasiswa di kampus ini,” pungkasnya.

Pesan Direktur Tentang Makna Keberhasilan Wisudawan

Direktur Politeknik Madyathika Purbalingga, Taufik Dwi Laksono, memberikan penekanan penting mengenai peran wisudawan seusai lulus.

Ia mendorong para wisudawan agar tidak hanya berfokus mencari lapangan pekerjaan semata.

Para lulusan mesti bertransformasi menjadi sosok mandiri yang mampu menciptakan lapangan kerja baru serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat luas.

Keberhasilan sejati mencakup kemampuan memberi dampak positif serta manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Ukuran kesuksesan tidak meluncur dari seberapa banyak harta kepemilikan manusia.

Melainkan seberapa besar perubahan baik yang tercipta pada kehidupan banyak orang lain di masyarakat.

“Saya berharap para wisudawan memahami satu hal. Yaitu ijazah adalah awal mulai, bukan akhir,” tegas Taufik.

Hari ini para wisudawan resmi melangkah keluar kampus dan menyandang status alumni untuk memasuki dunia kerja nyata sebagai pengusaha, profesional, maupun bagian masyarakat.

Alumni wajib membuktikan bahwa pendidikan tinggi sanggup mengarahkan kehidupan pribadi menuju muara keberkahan.

“Ketika hari keberhasilan kalian datang, jangan lupa untuk pulang. Pulang kepada orang tua, pulang kepada almamater. Jadilah inspirasi bagi generasi yang datang setelah kalian,” pesannya menutupi seluruh rangkaian arahan acara.

 

 

 

 

 

 

Pos terkait