Hikmah dan Esensi Sahur
Terdapat dua hikmah besar di balik anjuran sahur. Mahfudh Tarmasi dalam Hasyiah At-Tarmasi menyebutkan bahwa sahur berfungsi menguatkan fisik bagi orang yang hendak berpuasa.
Selain itu, sahur menjadi pembeda identitas ibadah antara umat Islam dengan ahli kitab.
Menariknya, syariat memberikan kelonggaran mengenai menu sahur.
Ketiadaan makanan berat bukan menjadi penghalang untuk meraih pahala sunah.
Muhammad Zuhri Al-Ghamrawi dalam kitab Anwarul Masalik menegaskan:
“Sunah makan sahur walaupun sedikit, dan yang paling utama adalah menundanya selama tidak khawatir datangnya waktu Subuh.”
Bahkan, seteguk air putih pun sudah cukup untuk meraih keutamaan sahur asalkan dengan niat yang tulus.
Dengan demikian, meskipun puasa tanpa sahur tetap sah, umat Islam kehilangan peluang besar untuk mendapatkan kekuatan fisik dan limpahan keberkahanNya.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















