Sate Blater Pak Indra Purbalingga, Lezatnya Luar Biasa Bikin Nagih

Sate Blater yang baru saja matang menawarkan kelezatan luar biasa. Kelezatan ini terasa kian sempurna jika bersanding dengan irisan lontong yang lembut.
Sate Blater yang baru saja matang menawarkan kelezatan luar biasa. Kelezatan ini terasa kian sempurna jika bersanding dengan irisan lontong yang lembut.

TABLOIDELEMEN.com – Asap tipis membumbung tinggi, membawa aroma gurih yang menggoda selera di persimpangan jalan strategis Purbalingga Wetan.

Tepat di Jalan Kapten Sarengat Nomor 11 A, atau simpang empat timur kantor PLN, sebuah spanduk bertuliskan “Sate Blater Pak Indra” menyapa setiap pelintas yang sedang menunggu lampu merah berganti hijau.

Sejak 23 Desember 2004, warung ini berdiri tegak sebagai penjaga rahasia kuliner yang mampu bertahan melintasi dekade.

Sate Blater yang baru saja matang menawarkan kelezatan luar biasa.

Saat menyantapnya dalam keadaan panas dan kering, lidah akan mengecap dominasi rasa manis dan gurih yang memberikan sensasi aduhai.

Bacaan Lainnya
Promo Cleo 1 Liter

Kelezatan ini terasa kian sempurna jika bersanding dengan irisan lontong yang lembut.

Haji Indra, sang pemilik, berhasil memindahkan kemasyhuran rasa dari Desa Blater ke tengah hiruk-pikuk kota tanpa kehilangan jati diri aslinya.

Perjalanan usaha ini bermula dari sebuah keberanian melawan keraguan masa lalu. “

“Dahulu, terdapat sebuah kepercayaan bahwa keaslian sate Blater tidak boleh keluar dari tanah asalnya di Kecamatan Kalimanah,” kata Indra pada Kamis, 2 April 2026.

Ia menceritakan bahwa keputusan membuka warung ini sempat menuai kekhawatiran dari keluarga.

Awalnya, ia merupakan seorang pedagang potong ayam sebelum sang istri mengusulkan ide untuk meracik sate.

Berkat kegigihannya, usaha yang mulanya hanya mengolah satu ekor ayam per hari kini berkembang pesat menjadi ikon kebanggaan daerah.

Lezatnya Luar Biasa Bikin Nagih

Keunikan sate ini terletak pada proses pengolahan yang sangat mendalam dan memakan waktu lama.

Berbeda dengan sate pada umumnya, daging ayam pilihan yang sudah cukup umur harus melalui tahap perebusan terlebih dahulu.

Langkah ini memastikan ukuran daging tidak menyusut saat terkena panas api.

Setelah itu, potongan daging meresap ke dalam bumbu rahasia sebelum naik ke atas panggangan arang.

Proses pembakaran pun berlangsung berulang kali. Daging yang setengah matang masuk kembali ke dalam rendaman bumbu dan kecap, lalu kembali terpanggang hingga menghasilkan warna karamel yang mengilat.

“Teknik memasak tradisional tersebut membuahkan hasil yang luar biasa,” kata Indra.

Teknik inilah yang membuat sate mampu bertahan hingga tiga hari meski tanpa bahan pengawet.

Kelezatan yang meresap hingga ke serat terdalam membuat warung Sate Blater Pak Indra selalu penuh sesak, terutama saat jam makan siang tiba.

Melalui dedikasi selama dua puluh dua tahun, ia membuktikan bahwa menjaga warisan resep keluarga merupakan kunci utama untuk memenangkan hati para pencinta kuliner sejati.

Pengunjung cukup mengeluarkan Rp18.000 untuk menikmati sepuluh tusuk sate ayam lengkap dengan lontong.

Pos terkait