Santri Gayeng Nusantara Purbalingga Siapkan 100 Juleha Bersertifikat

Santri Gayeng Nusantara Purbalingga Siapkan 100 Juleha Bersertifikat
Santri Gayeng Nusantara Purbalingga Siapkan 100 Juleha Bersertifikat

Mengkonsumsi produk halal

Ketua Tanfidziyah PCNU Purbalingga Kyai Ahmad Muhdzir menegaskan, mengkonsumsi produk halal merupakan kewajiban bagi umat Islam dan bukti ketaatan terhadap Agama, serta ketakwaan pada Allah SWT.

“Karenanya pengetahuan mengenai konsep halal sangat penting bagi tiap muslim. Diharapkan dengan pengetahuan itu akan muncul kesadaran halal,” katanya.

BACA JUGA: Sebar Banyak Juleha, Wagub Jateng Yasin Maimoen: Masyarakat Harus Konsumsi Daging yang Halal dan Thoyyib

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan maksud “halalan” adalah makanan dan minuman yang diperbolehkan oleh agama Islam untuk dikonsumsi, dan tidak tergolong dari jenis hewan atau tumbuh-tumbuhan yang diharamkan.

Sedangkan maksud “thayyiban” adalah makanan dan minuman yang memberi manfaat bagi manusia karena telah memenuhi syarat-syarat kesehatan, tidak najis atau mutanajjis (terkena najis), tidak memabukkan, tidak menimbulkan mafsadah (kerusakan/bahaya)

BACA JUGA: Santri Gayeng Nusantara Sukses Gelar Muskerwil Pertama, Siap Wujudkan UMKM Santri Naik Kelas

“Tentunya, baik juga bagi kesehatan fisik dan psikis, serta diperoleh dengan cara yang halal,”katanya

Peserta pelatihan, Nur Faidu Syair dari Desa Mrebet mengaku tertarik mengikuti pelatihan ini.

Menurutnya dengan adanya Juleha bersertifikat akan memastikan makanan-makanan yang beredar dan terkonsumsi menjadi halal.

Sebab dalam proses penyembelihan memang ada ketentuan secara prosedur. Agar proses sembelih memang halal.

“Ada yang menarik dalam pelatihan tadi, selain mendapat teknik penyembelihan yang halal, saya juga mendapat tips bagaimana menjinak hewan menjadi galak sebelum tersembelih. Diijazahi dengan doa. Ini sangat menarik sekali,” katanya

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *