TABLOIDELEMEN.com – Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mengemban tugas baru sebagai Kapolda Jawa Tengah menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yang menduduki posisi Wakalemdiklat Polri.
Penunjukan perwira tinggi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Lulusan Akademi Kepolisian 1993 itu memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse serta pemberantasan narkotika.
Perjalanan karier Roy membawanya menduduki berbagai posisi strategis, termasuk mengabdi di Badan Narkotika Nasional.
Ia pernah memegang jabatan Kepala BNNP Maluku Utara pada 2020 serta Kepala BNNP Kalimantan Tengah pada 2021.
Pengalaman tersebut mengasah kapasitasnya dalam menangani berbagai jaringan kejahatan lintas negara.
Rekam Jejak dan Pengalaman Kasus Kapolda Jateng
Wilayah Jawa Tengah bukan tempat asing bagi Roy karena ia pernah bertugas sebagai Kasat Reserse Polwiltabes Semarang.
Semasa bertugas di Semarang, ia pernah menangani kasus kontroversial pernikahan anak usia dini pada 2009 silam.
Pengalaman lapangan itu membentuk ketegasannya dalam memimpin satuan kewilayahan.
Selama berkarier di BNN, Roy memimpin operasi penangkapan buronan internasional Dewi Astutik di Kamboja yang berkaitan dengan jaringan penyelundupan narkotika.
Kerja sama lintas lembaga tersebut melibatkan BNN, Kepolisian Kamboja, hingga KBRI Phnom Penh demi meringkus pelaku jaringan narkoba.
Kini, segudang pengalaman reserse tersebut menjadi modal utama Roy dalam memimpin Kepolisian Daerah Jawa Tengah guna menjaga keamanan masyarakat secara optimal.

Meletakkan literasi digital menjadi urgensi, sebagai upaya transformasi untuk menghasilkan talenta digital dan menjadi rujukan informasi yang ramah anak, aman tanpa konten negatif.
Baca update artikel lainnya di Google News




















