Ponpes Nurul Huda Wisuda Puluhan Santri dan Gelar Tabligh Akbar

Ketua Yayasan Nurul Huda Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Ustadz Ali Mubarok, M.Pd saat acara tabligh akbar serta wisuda santri pada Ahad, 21 Juni 2026.
Ketua Yayasan Nurul Huda Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Ustadz Ali Mubarok, M.Pd saat acara tabligh akbar serta wisuda santri pada Ahad, 21 Juni 2026.

TABLOIDELEMEN.com – Pondok Pesantren Nurul Huda Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan tabligh akbar serta wisuda santri pada Ahad, 21 Juni 2026.

Sebanyak 51 santri, meliputi 14 santri putra dan 37 santri putri, telah menyelesaikan pembelajaran pada program Kulliyatul Mu’allimin/Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI) Nurul Huda.

Ketua Yayasan, Ustadz Ali Mubarok, M.Pd., berharap para lulusan tumbuh menjadi individu berakhlak mulia (akhlaqul karimah), menguasai ilmu agama secara mendalam (tafaqquh fiddin), serta memiliki kemandirian kuat.

Dari seluruh wisudawan, tiga santri berhasil menjadi hafidz Al-Quran 30 juz.

“Mereka adalah Ikhsan Fauzi asal Tasikmalaya, serta santri putri Nafiza Fida Roayni asal Banjarnegara dan Rojiyatul Khusnayain asal Lampung,” katanya.

Bacaan Lainnya
Milo

Selanjutnya, Ustadz Ali Mubarok meminta para santri agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meneruskan estafet dakwah.

Ia menekankan agar para alumni selalu mengingat perintah agama saat mencapai keberhasilan kelak.

“Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya,” katanya.

Sebanyak 51 santri Pesantren Nurul Huda Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, meliputi 14 santri putra dan 37 santri putri, telah menyelesaikan pembelajaran pada program Kulliyatul Mu'allimin/Mu'allimat Al-Islamiyah (KMI) Nurul Huda, Ahad, 21 Juni 2026.
Sebanyak 51 santri Pesantren Nurul Huda Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, meliputi 14 santri putra dan 37 santri putri, telah menyelesaikan pembelajaran pada program Kulliyatul Mu’allimin/Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI) Nurul Huda, Ahad, 21 Juni 2026.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Pondok Pesantren, Ustadz Furqon Suhada, S.H.I., menyatakan bahwa fondasi utama santri selama belajar adalah membangun kesadaran spiritual dan moral.

“Tentunya agar mereka memiliki pemahaman agama yang kuat serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Acara ini menghadirkan Mudir Ma’had Aly Putri Hidayaturrahman Sragen, Dr. Tengku Azhar, M.H., M.Pd., sebagai penceramah tabligh akbar.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Heru Sri Wibowo, yang mewakili Bupati Purbalingga Fahmi M. Hanif.

Selain itu, jajaran Camat Kutasari, Danramil Kutasari, Kapolsek Kutasari, serta Kepala Sekolah KMI Nurul Huda, Ustadz Ade Gunawan, Lc., juga menghadiri prosesi tersebut.

Pos terkait

Milo