Kebumen Resmi Punya Program Pesantren Ramah Anak

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, meresmikan program tersebut di Ponpes An Nahdliyah SMK Ma’arif 1 Kebumen, Sabtu 18 April 2026
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, meresmikan program tersebut di Ponpes An Nahdliyah SMK Ma’arif 1 Kebumen, Sabtu 18 April 2026

TABLOIDELEMEN.com – Kabupaten Kebumen resmi mempunyai program Pesantren Ramah Anak (PRA) sekaligus menetapkan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussa’adah, Desa Kritig, sebagai percontohan.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Kantor Kementerian Agama Kebumen bersama Pemerintah Kabupaten Kebumen.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, meresmikan program tersebut di Ponpes An Nahdliyah SMK Ma’arif 1 Kebumen, Sabtu 18 April 2026

Kegiatan berlangsung semarak bersama agenda Silaturahmi dan Halalbihalal Akbar para ustaz serta ustazah.

Sekitar 5.000 peserta dari TPQ, madrasah diniyah, hingga pondok pesantren memadati lokasi acara.

Bacaan Lainnya
Kartini 21 April 2026

Kepala Kantor Kemenag Kebumen, Anif Solikhin, menjelaskan bahwa PRA mengacu pada KMA Nomor 91 Tahun 2025.

Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan pendidikan bebas kekerasan serta menjamin terpenuhinya hak-hak santri.

Implementasi program melalui tiga tahap menuju kemandirian pada 2029.

“Fokus utama mencakup pembentukan Satgas pencegahan kekerasan, penguatan kepengasuhan humanis, serta kurikulum inklusif,” katanya Rabu 22 April 2026.

Menurutnya, nilai utama yang tertanam mencakup mahabbah, mujahadah, amanah, ta’awun, serta tawadhu.

“Semua mengarah untuk membentuk karakter santri yang kuat secara moral dan sosial,” tuturnya.

Pemerintah pusat turut memberi dukungan melalui usulan anggaran Rp12,6 triliun bagi Ditjen Pesantren guna memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan.

Anggaran tersebut fokus pada peningkatan kualitas pendidikan serta pemberdayaan ekonomi umat.

Sebelumnya saat peluncuran program, Bupati Lilis Nuryani menegaskan pentingnya perlindungan anak di lingkungan pesantren.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar memperkuat kepedulian terhadap masa depan anak-anak.

Melalui program ini, Kebumen menargetkan pesantren sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia tanpa bayang-bayang kekerasan.

“Pesantren harus menjadi tempat aman, nyaman, serta penuh kasih sayang. Anak-anak harus merasa menghargai dan terlindungi,” tegasnya.

Pos terkait

Kartini 21 April 2026