Polres Purbalingga Perkuat Krida dan Etika Anggota Saka Bhayangkara

Satbinmas) Polres Purbalingga menggelar pembinaan rutin bagi anggota Saka Bhayangkara Kwartir Cabang Purbalingga di Aula Wicaksana Leghawa MapolresPurbalingga, Minggu 18 Januari 2026.
Satbinmas) Polres Purbalingga menggelar pembinaan rutin bagi anggota Saka Bhayangkara Kwartir Cabang Purbalingga di Aula Wicaksana Leghawa MapolresPurbalingga, Minggu 18 Januari 2026.

TABLOIDELEMEN.com- Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Purbalingga menggelar pembinaan rutin bagi anggota Saka Bhayangkara Kwartir Cabang Purbalingga di Aula Wicaksana Leghawa MapolresPurbalingga, Minggu 18 Januari 2026.

Kegiatan ini bertujuan membekali para kader Pramuka dengan kompetensi teknis guna mendukung tugas kepolisian di tengah masyarakat.

Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Purbalingga, AKP Tedy Subiyarsono, menginstruksikan seluruh anggota Saka Bhayangkara agar menguasai empat krida utama secara mendalam.

Materi tersebut mencakup bidang Lalu Lintas, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Penanggulangan Bencana, serta Pertolongan Pertama Kecelakaan.

Ia menekankan bahwa anggota Saka Bhayangkara wajib memiliki keterampilan praktis yang mumpuni agar siap terjun membantu situasi darurat di lapangan.

Bacaan Lainnya

“Adik-adik adalah cerminan Polri. Jaga kedisiplinan, mulai dari ketepatan waktu hingga kerapian atribut seragam. Tunjukkan etika yang baik, di masyarakat maupun di media sosial,” tuturnya.

Menurut selain kecakapan teknis, Pembina Saka Bhayangkara ini mengingatkan para remaja ini untuk menjaga kedisiplinan dan etika, baik dalam berperilaku maupun saat menggunakan media sosial.

Sebagai mitra Polri, mereka memikul tanggung jawab sebagai pelopor dalam memerangi peredaran narkoba, aksi tawuran, hingga penyebaran berita bohong atau hoaks.

“Transisi pembinaan berlanjut pada penguatan internal organisasi melalui bimbingan edukatif,” katanya.

AKP Tedy mengajak para senior agar membimbing junior dengan prinsip saling menghormati tanpa melibatkan kekerasan.

Upaya ini bertujuan membangun solidaritas dan jiwa korsa yang kuat.

“Jika menemukan potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada pembina atau personel Satbinmas untuk penanganan cepat,”  tuturnya

Pos terkait