TABLOIDELEMEN.com – Udara sejuk Desa Purbayasa, Kecamatan Padamara, menyambut setiap pelancong yang menginjakkan kaki di gerbang Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuran Mas.
Menjelang libur Lebaran, keriuhan persiapan tampak nyata di setiap sudut wahana. Para pekerja sibuk memoles ornamen dan merawat keasrian taman demi menyuguhkan kenyamanan paripurna bagi keluarga yang hendak melepas rindu pada kampung halaman.
Destinasi unggulan Purbalingga ini bersiap menjadi magnet bagi ribuan pasang mata yang mencari kehangatan liburan.
Kabar baik menyapa para pemudik yang merencanakan kunjungan ke lokasi ini. Pengelola mengambil langkah berani dengan mempertahankan harga tiket masuk meski beban operasional dan pemeliharaan terus meningkat.
Direktur Purbasari Pancuran Mas, Junjung SE, memastikan bahwa tarif masuk tetap berada pada angka Rp30 ribu, sama seperti hari-hari biasa.
Keputusan ini lahir dari keinginan untuk berbagi kebahagiaan merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa.
“Meskipun kami menambah wahana baru yakni akuarium Kansae, harga tiket tetap. Mudah-mudahan ini bisa menambah semangat bagi para pengunjung,” tutur Junjung
Melalui kebijakan tersebut, masyarakat dari berbagai kalangan dapat menjangkau hiburan berkualitas tanpa harus menguras kantong terlalu dalam di tengah momentum Idulfitri.
Sentuhan Jepang di Padamara
Daya tarik utama tahun ini terletak pada Aquarium Kansae, sebuah mahakarya visual yang menampilkan keajaiban bawah air mancanegara.
Ruangan tersebut mengusung konsep estetik dengan dekorasi khas Negeri Sakura yang sangat kental.
Pengunjung dapat menyaksikan berbagai jenis ikan eksotis yang berenang anggun di dalam akuarium tabung berukuran raksasa.
Kehadiran wahana ini melengkapi daftar panjang petualangan yang sudah ada, mulai dari River World, Istana Burung, hingga konservasi rusa yang edukatif.
Tak hanya soal fauna, Purbasari Pancuran Mas juga menghidupkan suasana dengan alunan musik yang menemani langkah kaki pengunjung.
Setiap harinya, panggung hiburan akan menampilkan perpaduan harmonis antara musik tradisional dan penampilan grup band modern.
Bagi pencinta kuliner, deretan stan makanan telah siap memanjakan lidah dengan beragam menu, mulai dari kudapan khas UMKM lokal hingga produk waralaba ternama.
Junjung menjamin transparansi harga pada setiap menu agar wisatawan merasa tenang saat bersantap.
Bagi mereka yang ingin menikmati suasana lebih lama, pengelola menyediakan fasilitas penginapan yang menawarkan ketenangan nuansa pedesaan.
Sebanyak 18 kamar tersedia dengan tarif yang sangat bersahabat bagi kantong wisatawan domestik.
Suasana malam yang sunyi dan udara pagi yang segar menjadi daya tawar bagi para pemudik yang jenuh dengan hiruk-pikuk kota besar.
“Ada 18 kamar yang kami sediakan bagi wisatawan yang ingin menginap,” tambah Junjung
Integrasi antara wisata edukasi, hiburan musik, kuliner yang jujur, serta penginapan yang asri menjadikan Purbasari Pancuran Mas lebih dari sekadar taman bermain.
Purbasari Pancuran Mas menjelma menjadi ruang bagi keluarga untuk merajut kembali tali silaturahmi sembari memperkaya wawasan tentang alam semesta.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google News


















